LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar Universitas Syiah Kuala (USK) menunjukkan wujud nyata pengabdian masyarakat dengan menggelar aksi gotong royong pembersihan pasca banjir di Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Aksi sosial ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Kamis dan Jumat, 15-16 Januari 2026.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa bekerja sama dengan personel TNI-AD yang ditugaskan ke desa Kampung Dalam untuk membersihkan Kantor Datok Penghulu yang kondisinya sangat memprihatinkan. Kantor yang menjadi pusat aktivitas administrasi dan pelayanan publik sempat lumpuh akibat tertimbun lumpur tebal sisa banjir bandang yang melanda kawasan tersebut.
Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc., sepuluh mahasiswa USK lintas disiplin ilmu turun langsung ke lapangan. Mereka adalah Muhammad Fayyadh Alfarrel (Teknik Sipil), Vatia Raqi (Pendidikan Dokter), Siti Musyaffa Fautia (Pendidikan Dokter), Cindy Aprillia Khani (Pendidikan Dokter), Farah Narizki (Pendidikan Dokter), Lailan Nurhuda (Pendidikan Dokter), Muhammad Rizki (Pendidikan Dokter), Muhammad Riyadshah Djoeli (Pendidikan Dokter), Muhammad Zacky (Teknik Sipil) dan Said Angga Razy (Teknik Sipil).
"Kami melihat kondisi kantor desa yang penuh lumpur dan sulit diakses. Sebagai mahasiswa yang sedang mengabdi, kami merasa terpanggil untuk membantu agar pelayanan desa bisa segera pulih," ujar Muhammad Fayyadh Alfarrel, selaku ketua kelompok.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Proses pembersihan berlangsung penuh semangat. Mahasiswa dan personel TNI saling bahu-membahu mengeruk endapan lumpur menggunakan sekop dan angkong, sementara tim lainnya membersihkan interior kantor agar bebas dari noda tanah. Datok Penghulu Kampung Dalam, Syukria Ash Shiddiqy, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini.
"Kehadiran mahasiswa dari USK dan personel TNI sangat membantu. Kini kantor desa sudah bersih, sehingga perangkat desa dapat kembali bekerja dengan nyaman dan masyarakat bisa kembali mendapatkan pelayanan administrasi sebagaimana mestinya," ungkap Syukria Ash Shiddiqy.
Kehadiran TNI-AD dalam kegiatan ini juga memberikan suntikan semangat tersendiri, mencerminkan kepaduan TNI dengan rakyat dan akademisi. Muhammad Zacky, salah satu anggota tim, menambahkan, "Ini adalah pengalaman berharga bagi kami. Belajar tentang kepedulian dan tanggap bencana langsung di lapangan bersama rekan-rekan TNI."
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mengembalikan fungsi fasilitas umum, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa, aparat keamanan, dan masyarakat Kampung Dalam dalam membangun ketangguhan desa pascabencana.


