ACEH TIMUR - Gila dan sangat tidak beradab !!! Itulah ucapan yang pantas terkait pernyataan pihak oknum Kepala Sekolah SMP Negeri I Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Jamaluddin, S.Pd.
Hal tersebut terjadi saat dirinya dikonfirmasi oleh pihak wartawan melalui selulernya, Sabtu (25/10/14).
Ya papma jih keudeeh, so teuma guru nyang ka hebat that, yak peutroh informasi nyan ? Long hana yo tamon ge penjara (Pukimaknya dia tu, siapa sih guru yang sudah hebat sekali, yang sampaikan informasi tersebut. Saya tidak takut masuk penjara_red).
Itulah jawaban yang tidak pantas dan tidak seharusnya disampaikan oleh Kepsek SMPN I Indra Makmu terkait konfirmasi tentang dugaan mark up pada setiap laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS di sekolah tersebut.
Diduga jawaban tersebut merupakan efek ketakutan kepsek ketika dikonfirmasi pihak wartawan. Ditengarai, hal tersebut membuat kepsek ketakutan tidak menentu dan disaat komunikasi, kepsek terkesan pasang aksi tak bersalah dengan jawaban yang tak pantas.
"Dia langsung marah-marah, sembari mencaci maki. Sikap tersebut merupakan penghinaan besar dan juga perilaku pelecehan dari seorang kepsek yang terindikasi korup terhadap pekerja pers/wartawan," ungkap wartawan globalaceh.com, Zulfadlli Idris.
Tambahnya lagi, Jamaluddin juga disinyalir suka memfitnah atau mengadu-domba, terbukti beberapa waktu setelah saya mengkonfirmasi Jamaluddin, saya melihat dan mendengar dengan mata kepala saya sendiri bahwa warga Alue Ie Mirah, menyampaikan informasi tersebut kepada warga lainnya.
"Dia baru saja balik dari Pak Jamal, karena ada wartawan yang mau makan Pak Jamal. Lalu saya kejar dan sekarang wartawan itu sudah lari," sebut Zulfadli mengutip perkataan salah satu warga.
"Warga yang sedang berkoar dengan penuh kebohongan tersebut tidak pernah mengenal saya sebelumnya, sehingga dia tidak mengetahui sama sekali bahwa wartawan yang sedang dia fitnah tersebut berada disamping dirinya. Dan sebagai pembelajaran bagi seorang pendusta, lalu saya tegur dia dihadapan banyak warga, sehingga dia merasa sangat malu sekali dan seketika itu pula dia langsung pergi dari tempat tersebut," terangnya.
"Ini semua membuktikan bahwa oknum kepsek yang terkesan murah senyum dan ramah tersebut, memiliki perangai yang tidak baik. Atas segala bentuk pelecehan serta fitnah yang diperbuat oleh oknum Kepsek SMPN I Indra Makmu, Jamaluddin, S.Pd, terhadap saya dan media tempat saya bekerja. Akan saya laporkan ke pihak kepolisian," pungkas Koordinator Liputan Media Onllne Global Aceh.
Sementara itu, oknum Kepsek SMPN I Indra Makmu, Jamaluddin, S.Pd, saat dikonfirmasi wartawan, dia mengakui kesalahannya.
"Saya benar-benar tidak tahu kalau yang mengkonfirmasi saya tadi adalah Zulfadlli. Dan saya sangat menyesal karena selama ini Zulfadli sangat baik kepada saya," katanya.
Ketika ditanyakan tentang permasalahan pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut, Jamaluddin mengakui bahwa sedikit banyaknya pasti ada masalah.(ar)



.jpg)


