-->








Muzakir Manaf Setuju Bendera Aceh Diubah, Pejuang 76 Merasa Dikhianati

23 November, 2014, 08.16 WIB Last Updated 2014-11-23T04:36:19Z
LHOKSEUMAWE - Mantan pejuang Aceh Merdeka (AM) 1976 tidak akan membiarkan bendera Aceh yang telah diusulkan ke pemerintah pusat yakni Jakarta diubah bentuknya. Mantan pejuang itu menilai pendapat H. Muzakir Manaf, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dimuat di salah satu media cetak beberapa waktu lalu, sudah lari dari janji-janji masa dahulu.

Hal ini disampaikan oleh Ben Buleun (68), salah seorang mantan pejuang AM 1976 saat ditemui lintasatjeh.com, Minggu (22/11/2014). "Seharusnya Muzakir Manaf tidak bisa berpendapat, bahwa bendera itu bisa diubah. Kami selaku mantan pejuang 1976 sangat keberatan atas jika pemerintah pusat mengubah bentuk bendera Aceh bintang bulan," kata Ben.

Ben mengakui, persoalan bendera Aceh yaitu bintang bulan, hingga saat ini dalam colling down atau tarik ulur antara dua pihak. Kendati demikian, semua kalangan di Aceh diminta tidak ada yang setuju jika bendera itu diubah. Muzakir Manaf yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh, dinilai telah mengkhianati mantan pejuang 1976 itu.

Pria yang berdomisili di kawasan Kecamatan Cot Girek ini meminta Muzakir Manaf jangan membiarkan pemerintah pusat mencampuri soal perubahan pada bendera tersebut. "Kita harus komit pada satu sisi. Jangan sampai bendera itu diubah. Kepada Mualem, kami meminta untuk mempertimbangkan kembali soal pengubahan bendera," tutup Ben Buluen. (01/02)
Komentar

Tampilkan

Terkini