-->

Cek Mad: Siapa yang Koruptor!

08 Juni, 2015, 22.12 WIB Last Updated 2015-06-08T15:12:59Z
Cek Mad.(Foto: Dok)
LHOKSUKON – Kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara selama dipimpin Bupati Muhammad Thaib, terus menuai kritikan. Mahasiswa menilai tiga tahun dipimpinya tidak mengalami perubahan yang signifikan, bahkan banyak pejabat di lingkungan pemkab yang terlibat korupsi.

Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Cek Mad, yang diwawancarai lintasatjeh.com, Senin (8/6/2015), menilai anggapan mahasiswa itu tidak jelas.

“Tuntutan mahasiswa itu tidak jelas, siapa yang koruptor! Jangan yang lama. Tapi yang semasa saya yang mana!,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui aliansi mahasiswa penyelamat Aceh Utara, pada Rabu (3/6/2015) menggelar aksi demo di kantor Bupati Aceh Utara. Aksi demo dilakukan terkait buruknya kinerja pemerintah setempat yang sudah berjalan tiga tahun selama dipimpin Bupati Muhammad Thaib.

Penyebab burukanya menurut koordinator aksi, Adni Fajri, meliputi pembangunan yang tidak sesuai dengan harapan. Tidak adanya lapangan kerja dan bertambahnya angka pengangguran, lemahnya pengawasan dan koordinasi, serta korupsi semakin bertambah dan merajalela dan persoalan lainnya.

Pun begitu, Cek Mad menyampaikan permohonan maafnya kepada mahasiswa karena tidak bisa menemui saat menggelar demo dikarenakan dirinya sedang sibuk. Menurutnya, jika memang mahasiswa mau menyampaikan aspirasinya diminta untuk menjumpai wakilnya.

"Kan ada wakil, bilang apa maunya disampaikan saja kepada wakil dengan cara bermartabat, jangan menggunakan kata-kata pejabat bangsat karena adek-adek mahasiswa ini kan nanti akan jadi pejabat juga, berarti kan bangsat juga," tandas Cek Mad.

Dalam hal ini, Cek Mad mengaku tidak suka dengan mahasiswa yang melontarkan kata-kata tidak santun dalam melakukan demo.

"Makin didoakan oleh mahasiswa, maka makin bangsat pejabat. Mari mengkritik yang santun," pungkasnya.[pin]
Komentar

Tampilkan

Terkini