-->

"Nasi Masih Setengah Matang Tiba-tiba Listrik Padam"

01 Juli, 2015, 21.27 WIB Last Updated 2015-07-01T14:28:56Z
Kepala PLN Lhoksukon, Iskandar
LHOKSUKON - Masyarakat Kabupaten Aceh Utara merasa dikecewakan oleh perusahaan listrik negara (PLN) yang kerap mematikan listrik di saat bulan suci Ramadhan. Akibatnya, tak hanya pedagang, namun juga ibu-ibu rumah tangga pun dirugikan.

"Kami kecewa dengan PLN! Kalau padamnya karena ada bencana angin atau hujan lebat, kami masih menganggap wajar," ucap Nurhayati, salah seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Nibong Baroh, Kecamatan Nibong, mengungkapkan kekesalannya.

Kata dia, gara-gara aliran listrik padam, dirinya sering dirugikan karena disaat memasak nasi menggunakan Rice cooker (alat pemasak nasi listrik) tiba-tiba listrik padam, sehingga beras yang dimasak menjadi sia-sia dan terbuang percuma.

“Gak dibuang truss mau dibawa kemana? nasi masih setengah matang tiba-tiba listrik padam menjelang maghrib sampai waktu sahur," ujarnya dengan nada geram.

Sementara itu Direktur LSM Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) Iskandar, S.Pd meminta PLN agar tidak memadamkan listrik selama bulan Ramadhan di kabupaten itu, karena akan berdampak pada keresahan di masyarakat.

Iskandar melanjutkan, sungguh terlalu perusahaan milik negara ini saat mematikan listrik tanpa melakukan antisipasi sebelumnya dan  mematikan lampu secara mendadak. Banyak pihak menilai, kinerja PLN sudah sungguh-sungguh keterlaluan tanpa memikirkan waktunya umat Muslim melaksanakan ibadah.

JARA meminta PT. PLN (Persero) supaya mengevaluasi kinerja dan pelayanannya kepada masyarakat.

Menyikapi hal ini Kepala PT. PLN Ranting Lhoksukon, Iskandar menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja maksimal untuk mengatasi persoalan pemadaman listrik. Dirinya pun mengaku merasakan hal yang sama seperti masyarakat tidak menginginkan pemadaman itu terjadi.

Namun kata dia, pemadaman listrik ini terjadi bukan karena kelalaiannya, melainkan akibat pohon yang tumbang yang menurutnya dalam beberapa minggu terakhir di Aceh Utara dilanda angin kencang.[pin]
Komentar

Tampilkan

Terkini