-->


Achenesse Australia Association Minta Pemerintah Aceh Segera Dialog Dengan Din Minimi

28 November, 2015, 11.24 WIB Last Updated 2015-11-28T05:11:38Z

ACEH TIMUR – Kehadiran Achenesse Australia Association (AAA) saat ini untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Aceh untuk bisa menyelesaian permasalahan yang dialami oleh Kelompok Bersenjata Din Minimi yang saat ini berjuang untuk membela rakyat Aceh dan anak yatim maupun janda korban konflik yang sudah dijanjikan para petinggi GAM.

“Kami sudah menawarkan kepada Pemerintah Aceh untuk melakukan dialog dan mencari solusi agar permasalahan tuntutan Pok Din Minimi tersebut dapat diselesaikan. Selain itu, kami juga meminta kepada pihak Kepolisian untuk menghentikan pengejaran terhadap Pok Din Minimi, kemudian diharapkan Kapolda Aceh dapat melakukan dialog bersama Pok Din Minimi dengan AAA siap menjadi mediator,” demikian dikatakan Ketua Achenesse Australia Association (AAA) Tgk. Sufaini Syehky yang didampingi anggota AAA diantaranya Tgk. Razali, Tgk. Anwar dan Tgk. Jafar saat melakukan konferensi pers dengan wartawan dari media online, cetak dan eletronik, di Rumah Makan Atakana Juwo Ds. Titie Baroe Kec. Idi Rayeuk Kab. Atim, Jum’at (27/11).

Lebih lanjut Syekhy mengatakan Pok Din Minimi saat ini juga membuka diri untuk berdialog dengan pemerintah Aceh agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut, tetapi sampai saat ini Pemerintah Aceh belum memberikan waktu untuk berdialog bersama Pok Din Minimi.

“Saat ini kami telah melakukan semampu kami untuk melakukan penyelesaian secara dialog, baik dengan Pemerintah Aceh dan Kapolda Aceh. Kami juga sampaikan kepada Pok Din Minimi agar tidak melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan baik Polisi maupun TNI. Tapi mereka (Pemerintah Aceh dan Kapolda Aceh) tidak merespon kehadiran AAA dalam upaya memediasi permasalahan tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pok Din Minimi menyampaikan kepada AAA tentang poin-poin yang diinginkan agar terjadinya proses dialog yakni menghentikan pengejaran terhadap Pok Din Minimi yang saat ini dilakukan oleh Pihak Kepolisian selama berlangsungnya proses dialog. Kemudian Pemerintah Aceh segera memberikan bantuan bagi anak yatim, janda korban konflik, mantan Kombatan GAM yang daftar-daftarnya sebagian ada dengan Pok Din Minimi. Selanjutnya bebaskan anggota Pok Din Minimi yang saat ini telah ditangkap oleh pihak Kepolisian.

“AAA berharap Pemerintah Aceh dan Polda Aceh maupun elemen lainnya agar permasalahan yang terjadi saat ini cepat diselesaikan serta proses perdamaian yang sudah berjalan selama 10 tahun dapat terus berjalan dengan baik,” pinta Syekhy.[Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini