![]() |
| IST |
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan akan
mewajibkan siswa untuk membaca buku selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai.
Kebijakan ini sudah diwacanakan untuk dimasukan ke dalam kurikulum pendidikan
dasar.
"Kita prihatin minat baca
itu rendah. Kalau di Yogya, ekosistem pendidikannya sudah jadi, tapi di tempat lain
belum. Karena itu saya mengusulkan agar guru dan siswa nanti membaca buku
selama lima belas menit," katanya saat mendatangi Universitas Janabadra
Yogyakarta, Kamis (3/12).
Meski demikian, Anies tidak akan
menentukan buku apa yang harus dibaca. Nantinya itu menjadi kewenangan guru
untuk menentukan bahan bacaannya.
"Saya memberikan ruang guru
untuk melakukan terobosan, mau buku apa nanti biar guru yang menentukan,"
tambahnya.
Tidak hanya itu, Anies juga akan
mewajibkan para siswa dan guru untuk olahraga minimal seminggu sekali.
Lagi-lagi Anies pun membebaskan olahraga apa yang akan dimainkan.
"Kalau dulu ada SKJ, semua
sama. Tapi saya bebaskan mau olahraganya apa," ujarnya.
Semua itu dilakukan untuk
membiasakan karakter peserta didik. Sebab diakuinya untuk membentuk karakter
yang baik perlu ada pembiasaan yang lama kelamaan akan menjadi budaya.
"Sekolah punya ruang
interaksi reguler, ini yang kita manfaatkan supaya ada pembiasaan. Kita ini
sekarang sedang menggarap karakter, karena itu ini harus dijadikan
budaya," tandasnya. [Merdeka]


