-->

Desa Paling Timur di Kabupaten Pidie Bikin Ngurut Hati

19 Januari, 2016, 22.06 WIB Last Updated 2016-01-19T15:06:44Z
DESA Palong yang merupakan desa paling timur di ujung Kabupaten Pidie ini merupakan salah satu desa yang kondisinya membuat anda mengurut hati. Desa tersebut berada di wilayah kecamatan Glumpang Baro Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Semua mimpi-mimpi ada di desa ini, mulai dari sulitnya ekonomi, pendidikan, pembangunan, transportasi dan masih banyak lagi.

Desa ini dihuni oleh masyarakat berjumlah lebih kurang 145 KK dengan jumlah penduduk lebih kurang 705 jiwa. Untuk menuju kesana anda harus  menggunakan kendaraan bermotor atau berjarak sekitar 25 kilometer dari Ibu Kota kabupaten.

Cerita kesedihan dari desa inipun dimulai, meskipun hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari pusat Kecamatan ,fasilitas desa yang terbatas membuat anda memeras batin. Jika berbicara masalah penduduk dan pembangunan, pernyataan “Kami Belum Merdeka".

Di segi ekonominya rata-rata hanya mengandalkan pertanian akan tetapi hasilnya Alhamdulillah di desa ini cukup baik namun karena kondisi jalannya petani menjadi sengsara membawa nikmat.

Meskipun dihujani kekurangan dalam hal pembangunan, bukan berarti akan menyiksa anda jika berkunjung ke desa ini. Keramahan masyarakatnya spontan akan membuat anda merasa nyaman. Sosial yang hebat, kesabaran dan semangat hidup jadi pelajaran yang lezat buat anda petik di desa tersebut.

Bertahun-tahun mereka seperti terkurung namun selalu gembira menyambut dan melayani tamu yang datang. Kendala apa bagi pemerintah Pemerintah Pidie dan Aceh yang membuat masyarakat di desa ini harus tetap menunggu begitu lama untuk keluar dari status desa yang tertinggal.
             
Dalam amatan Ketua DPP Forum Komunikasi Pemberdayaan Pemuda Aceh (FKPP ACEH), Rajali, mendesak Pemkab Pedie agar segera membangun jalan lintas Glumpang Baro yang terletak di desa Palong kecamatan Glumpang Baro kabupaten Pidie saat ini dalam kondisi hancur.

Saat ini kondisi jalannya selain bekas batu sisa pengerasan yang sudah terkikis di sepanjang jalan tersebut juga di penuhi dengan kubang-kubang dan lubang-lubang yang membahayakan pengendara.

Kondisi jalan hancur itu sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat terutama mereka yang berdomisili di desa Palong, Desa Trueng Campli dan sekitarnya.

Sudah lama masyarakat mengadu kepada Pemkab setempat supaya pemerintah segera memperbaikinya, jalan lintas itu merupakan kewenangan Pemerintah Daerah. Masyarakat sudah berkali-kali menyampaikan hal itu kepada Pemkab Pidie namun sampai saat ini belum ada realisasinya.

FKPP Aceh meminta Pemkab Pidie untuk membuka mata, sudah banyak korban akibat jalan rusak tersebut, jangan sampai ibu-ibu hamil keguguran jika melewati jalan itu. [***]
Komentar

Tampilkan

Terkini