DESA
Palong yang merupakan desa paling timur di ujung Kabupaten Pidie ini merupakan
salah satu desa yang kondisinya membuat anda mengurut hati. Desa tersebut
berada di wilayah kecamatan Glumpang Baro Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
Semua
mimpi-mimpi ada di desa ini, mulai dari sulitnya ekonomi, pendidikan,
pembangunan, transportasi dan masih banyak lagi.
Desa
ini dihuni oleh masyarakat berjumlah lebih kurang 145 KK dengan jumlah penduduk
lebih kurang 705 jiwa. Untuk menuju kesana anda harus menggunakan
kendaraan bermotor atau berjarak sekitar 25 kilometer dari Ibu Kota kabupaten.
Cerita
kesedihan dari desa inipun dimulai, meskipun hanya berjarak sekitar 2 kilometer
dari pusat Kecamatan ,fasilitas desa yang terbatas membuat anda memeras batin.
Jika berbicara masalah penduduk dan pembangunan, pernyataan “Kami
Belum Merdeka".
Di
segi ekonominya rata-rata hanya mengandalkan pertanian akan tetapi hasilnya
Alhamdulillah di desa ini cukup baik namun karena kondisi jalannya petani
menjadi sengsara membawa nikmat.
Meskipun
dihujani kekurangan dalam hal pembangunan, bukan berarti akan menyiksa anda
jika berkunjung ke desa ini. Keramahan masyarakatnya spontan akan membuat anda
merasa nyaman. Sosial yang hebat, kesabaran dan semangat hidup jadi pelajaran
yang lezat buat anda petik di desa tersebut.
Bertahun-tahun
mereka seperti terkurung namun selalu gembira menyambut dan melayani tamu yang
datang. Kendala apa bagi pemerintah Pemerintah Pidie dan Aceh yang membuat
masyarakat di desa ini harus tetap menunggu begitu lama untuk keluar dari
status desa yang tertinggal.
Dalam
amatan Ketua DPP Forum Komunikasi Pemberdayaan Pemuda Aceh (FKPP ACEH), Rajali,
mendesak Pemkab Pedie agar segera membangun jalan lintas Glumpang Baro yang
terletak di desa Palong kecamatan Glumpang Baro kabupaten Pidie saat ini dalam
kondisi hancur.
Saat
ini kondisi jalannya selain bekas batu sisa pengerasan yang sudah terkikis di
sepanjang jalan tersebut juga di penuhi dengan kubang-kubang dan lubang-lubang
yang membahayakan pengendara.
Kondisi
jalan hancur itu sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat terutama mereka yang
berdomisili di desa Palong, Desa Trueng Campli dan sekitarnya.
Sudah
lama masyarakat mengadu kepada Pemkab setempat supaya pemerintah segera
memperbaikinya, jalan lintas itu merupakan kewenangan Pemerintah Daerah. Masyarakat
sudah berkali-kali menyampaikan hal itu kepada Pemkab Pidie namun sampai saat
ini belum ada realisasinya.
FKPP
Aceh meminta Pemkab Pidie untuk membuka mata, sudah banyak korban akibat jalan
rusak tersebut, jangan sampai ibu-ibu hamil keguguran jika melewati jalan itu.
[***]