-->

Membangun Pertahanan Rumah Tangga dari Bahaya Teror Narkoba

19 Januari, 2016, 21.56 WIB Last Updated 2016-01-19T14:56:01Z
LEMBAGA Panglima adakan Sosialisasi Gerakan Anti Narkoba. Kegiatan kali ini diadakan di Mesjid Al Hidayah, Prada, Kota Banda Aceh. Tema yang diusung dalam Kampanye Anti Narkoba adalah Membangun Pertahanan Rumah Tangga dari Bahaya Teror Narkoba.

Kegiatan ini diikuti sekitar 85 KK (Kepala Keluarga) dan Puluhan kaum ibu-ibu yang berasal dari Desa Prada, Banda Aceh. Sebagai Pemateri Sab. Rafiq Sabri dan Serma Marzuki dari Posramil Syiah Kuala, menyampaikan bahwasanya ancaman bahaya narkoba sudah dapat disejajarkan dengan bahaya teroris yang terjadi selama ini yang sudah sangat membahayakan.

Program pemerintah Pusat yang mencanangkan Indonesia bebas dari narkoba tahun 2015 belumlah berhasil. Oleh karenanya kita selaku warga masyarakat yang beradab haruslah memiliki rasa tanggung jawab moral dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba dan harus mendukung program Pemerintah dalam pemberantasan bahaya narkoba tersebut.

Untuk membangun sebuah gedung yang besar dan mewah tentu perlu kiranya dibangun pondasi dan tiang-tiang yang kokoh. Agar bangunan dapat berdiri tegak dan kokoh. Begitu juga halnya kepada warga masyarakat haruslah membangun Benteng Pertahanan yang kokoh dari ancaman bahaya teror narkoba,  dengan memulai dari dalam rumah tangga terlebih dahulu.

"Terhadap anak-anak kita, saudara, sahabat kerabat yang nantinya akan terbangun sebuah sistem pertahanan dari bawah dengan dasar-dasar pondasi yang cukup kuat dalam membentengi diri dan keluarga dari bahaya narkoba. Kita harus siap menjadi “Polisi” dan “Tentara” bagi diri kita dan keluarga," katanya.

Dengan makna sebagai Polisi yang akan menjadi Pengayom, Pelindung dan penyelamat Rumah tangga dari ancaman bahaya narkoba dari lingkungan sekitar. Dan kita juga harus menjadi “Tentara” bagi diri kita dalam memerangi bahaya teror narkoba terhadap Rumah tangga dan Lingkungan sekitar kita dari ancaman teror narkoba dari Lingkungan luar dengan membangun semangat kebersamaan antar para tokoh pemuda dan perangkat desa dalam mencegah dan menangkal bahaya narkoba. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Lembaga Panglima, PPWI, Babinsa Pos Koramil Syiah Kuala dan Para Tokoh Masyarakat Prada. Demikian disampaikan oleh Panitia Pelaksana, Sab. Rafiq.


Oleh Sab. Rafiq Sabri
Komentar

Tampilkan

Terkini