-->

Gara-Gara Mercon, Bapak Anak 'Kompak' Bacok Warga Idi Tunong

05 Juli, 2016, 00.31 WIB Last Updated 2016-07-04T17:34:16Z

IST
ACEH TIMUR – Aksi pembacokan menimpa seorang nelayan bernama Iskandar bin Rajali (49 thn), warga Desa Seuneubok Baru, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, Senin (4/7/2016) sekira pukul 18.30 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun LintasAtjeh.com, kejadian berawal saat Kepala Lorong desa setempat menegur istri korban agar jangan bermain mercon (petasan) dan jangan dicampakkan (dilempar) dekat orang.

“Kalau mau main, jauh-jauh, jangan disini,” kata Keplor.

Tidak terima ditegur, lalu istri korban menanyakan hal tersebut kepada suaminya, selanjutnya istri tersangka mendatangi istri korban dengan mengumpat. “Memang penyakit kalian tinggal disini,” sebut istri M. Yusuf.

Suasana semakin memanas, lalu terjadi percecokan dan tidak lama datang M. Yusuf yang biasa dipanggil Pak Sono dengan membawa dua parang dan sebuah tombak.

Anak M. Yusuf juga membawa satu parang lalu menggertak korban,"Sini kau Kandar, kalau berani jangan disitu".

Pantun pun berbalas, lalu korban (Iskandar) mengatakan,”Ayok sini juga kalau berani”.

Setelah korban keluar, Pak Sono (TSK) langsung membacok bagian perut Iskandar. Istri korban mencoba menghalangi tapi Pak Sono malah mencoba membacoknya. Tapi istri korban langsung lari mencari pertolongan.

Bukannya berhent, TSK terus membacok korban bahkan anak TSK justru ikut membacok bagian belakang korban.
 
Kasus saat ini sedang ditangani aparat Polres Aceh Timur, untuk pengusutan lebih lanjut.[Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini