![]() |
| IST |
ACEH SELATAN - Harga gula
di Kabupaten Aceh Selatan sejak dua minggu ini, melonjak drastis akibat
persediaan barang langka. Jika sebelumnya dijual seharga Rp 850.000/sak, kini
naik menjadi Rp 1.020.000/sak.
Seorang pedagang grosir di
Desa Jilatang Kecamatan Samadua, H. Mudin mengatakan, pasokan gula yang masuk
ke Aceh Selatan sejak jelang ramadhan hingga kini semakin berkurang. Padahal
daya beli meningkat terlebih jelang lebaran Idul Fitri.
Harga gula di tingkat
grosir dijual Rp 20.000/kilogram dari harga sebelumnya berkisar antara Rp
13.000/Kg. Sedangkan di pedagang biasa, harganya kini mencapai Rp 22.000/Kg.
Harga tersebut sangat memberatkan bagi para pembeli.
"Sekarang saya lebih
mengutamakan masyarakat yang membeli dari pada menjual ke pedagang," kata
H. Mudin saat ditemui LintasAtjeh.com di tokonya, Sabtu (2/7/2016).
Tingginya harga gula sejak
dua minggu lalu, kata Mudin, disebabkan karena jatah yang diterima untuk Aceh
Selatan berkurang. Gula di Aceh Selatan dipasok dari Medan.
Menurut Mudin, pihak dinas
terkait seharusnya duduk dengan pengusaha untuk membahas masalah langkanya
pasokan gula.
"Bisa dibilang
sekarang Kabupaten Aceh Selatan sudah darurat gula," jelas Mudin.[Delfi]



.jpg)





