-->








Rendahnya Tingkat Pengetahuan Keamanan Cyber di Asia Pasific

01 Juli, 2016, 14.33 WIB Last Updated 2016-07-01T07:34:29Z

JAKARTA - Survei terbaru ESET tentang keamanan cyber di Asia Pasific hasilnya sangat mengejutkan, menjadi gambaran tingkat pengetahuan pengguna internet terutama di Indonesia.

“Indonesia sebagai salah satu negara yang paling sering melakukan aktivitas internet bersama beberapa negara lain termasuk Jepang ternyata memiliki kebiasaan buruk apabila berkaitan dengan keamanan cyber,” demikian rilis yang diterima redaksi LintasAtjeh.com dari ESET ID Newsrelease, Jum’at (01/7/2016).

Katanya, raksasa teknologi dunia, Microsoft, sejak bulan Juli 2015 telah merilis Windows 10 menjadi sistem operasi andalan mereka dengan berbagai keunggulan yang lebih komprehensif dan canggih daripada pendahulunya Windows 8.

Dan yang tak kalah menariknya lagi adalah Windows 10 hadir untuk semua kebutuhan perangkat seperti komputer, gadget, dan lain-lain. Masih ada lagi kelebihan yang diusung produk Microsoft seperti Windows Store, Microsoft Edge, Cortana, Windows Hello, dan built-in apps. Semua ini dapat terintegrasi dengan baik jika kita memiliki Microsoft Account untuk mendapatkan semua kemudahan dan fitur yang tersedia.

Dari beragam kelebihan yang dimiliki, masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian pengguna, yaitu mengenai beberapa fitur Privacy yang sedari awal di setting secara default, yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus dipahami pengguna Windows 10, berikut kami paparkan fitur-fitur Privacy pada Windows 10.

Dari berita ini, kami juga menyakini bisa menjadi edukasi bagi pengguna internet di tanah air dan bisa memberikan pengetahuan betapa pentingnya melindungi diri dari bahaya serangan cyber.

“Untuk artikel lain seputar keamanan teknologi dan informasi (IT Security) silakan klik www.bacapikirshare.org,” pungkasnya.[Rls]
Komentar

Tampilkan

Terkini