0 Sosok Nenek Murtini Penjelajah Indonesia dari Papua Hingga ke Aceh  - Lintas Atjeh

Search This Blog

Banyak Di Baca

IKUTI VIA EMAIL

PV

Sosok Nenek Murtini Penjelajah Indonesia dari Papua Hingga ke Aceh 

Share it:
SIMEULUE - Sebanyak 34 provinsi dan 615 Kabupaten / kota di Indonesia sudah di kunjungi oleh nenek Murtini untuk bertemu dengan seluruh kepala daerah, Kamis, (12/09/2019). 

Tujuan nenek ini hanya membawa pesan moral untuk menunjukan kepada masyarakat indonesia bahwa orang yang difabel atau buta jangan di anggap lemah dan dipandang sebelah mata seperti yang dialaminya saat ini. 

Nenek dengan nama lengkap Dra. Hj. Murtini, SH, MM ini lahir di Palembang tahun 1958 tinggal di Tanggerang dan pernah menjadi dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan memiliki suami seorang TNI berpangkat bintang tiga yaitu Hadi Dedy Aprianto (Almarhum). 

Nenek Murtini memaparkan, bahwa anak pertama ia adalah seorang TNI yang sekarang bertugas sebagai Dandim di Kabupaten Atambua, Kupang. 

Sementara anak ke duanya adalah seorang Polisi dan anak ke 3 nya adalah seorang TNI Aangkata Laut (TNI AL). Sedangkan anaknya yang ke 4 adalah seorang camat, ke 5 Dokter Spesialis dan anak yang ke 6 terakhir seorang Taruni TNI Angakat Darat (AD). 

"Tujuan saya keliling nusantara yaitu untuk silahturahmi dan sekaligus mengajak kepala daerah untuk peduli kepada orang-orang difabel seperti saya," ungkap Murtini kepada LintasAtjeh.com. 
Dia menyapaikan, matanya buta pasca kecelakaan di Cianjur tahun 2014 lalu. Sejak saat itu ia memutuskan untuk pensiun dini sebagai dosen dan melakukan kunjungan ke seluruh nusantara menggunakan biaya sendiri. 

"Setiap kota yang saya tuju saya di bantu oleh PLN dan juga di bantu oleh pemda setempat," katanya lagi. Sementara itu, manajer PLN Sinabang Ilham mengatakan, ia telah membantu dengan baik terutama dengan penginapan nenek Murtini selama di Simeulue.

"Saya bangga kepada bu Murtini, dengan kondisi seperti ini ia bisa menjelajah Indonesia yang belum tentu mampu di lakukan oleh orang lain," ujar Ilham. "Besok nenek Murtini akan berangkat dari Simeulue menuju Sabang sebagai kota terakhir di ujung indonesia yang akan ia kunjungi," ujarnya.[FIR]
Share it:

news

Post A Comment: