-->

Perangi Aksi Mesum, Dinas Syariat Islam Atam Surati Seluruh Hotel dan Ancam Cabut Izin Operasional 

04 Desember, 2019, 09.40 WIB Last Updated 2019-12-04T02:40:51Z
Kadis Syariat Islam Aceh Tamiang Samsul Rizal, S.Ag
ACEH TAMIANG - Pasca tertangkap pasangan pasangan non-muhrim berduaan di dalam kamar hotel, pada Kamis (28/11/2019) dini hari kemarin, Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang menyurati seluruh pengelola hotel agar meningkatkan pengawasan terhadap parapengunjung. 

"Seluruh hotel kita minta agar betul-betul mematuhi syariat Islam. Tamu yang datang harus diperiksa, dan jangan ada lagi pasangan non-muhrim tidur sekamar," kata Kadis Syariat Islam Aceh Tamiang, Syamsul Rizal, Rabu (04/12/2019). 

Samsul menegaskan, pasca diedarkannya surat ini, pengawasan terhadap hotel-hotel yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang akan terus dilakukan. 

Dalam hal ini, Dinas Syariat Islam berwenang mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan izin operasional. 

"Kami bisa mengeluarkan rekomendasi pencabutan izin bagi manajemen hotel yang tidak mematuhi himbauan ini. Dan kami berharap agar manajemen hotel yang ada di Aceh Tamiang turut berperan serta menjaga ketertiban daerah sesuai aturan syariat Islam," ungkap Samsul. 

"Intinya tamu yang datang harus pasangan suami istri. Jangan sampai kecolongan lagi," tegasnya.

Diketahui, oknum pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Tamiang, yang terjaring razia tim gabungan di Hotel S, Karang Baru, yakni TIS (43) bersama teman wanitanya S (34), sudah diserahkan ke polisi, Kamis (28/11/2019) siang.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Iptu Dimmas Adhit Putranto menjelaskan, dari pemeriksaan dipastikan TIS dan S bukan pasangan suami istri. 

"Mereka bukan pasangan suami istri. Saat diamankan, keduanya berada di dalam satu kamar," kata Dimmas. 

Informasi lain mengatakan, kedua pelaku sempat berupaya menipu petugas dengan cara, tidak menghiraukan ketukan pintu kamar hotel oleh petugas.

"Seolah-olah kamar kosong, padahal para petugas sudah terlebih dahulu mengecek ke resepsionis.Petugas sempat menunggu sekitar 10 menit di depan pintu kamar hotel," jelasnya.[ZF]
Komentar

Tampilkan

Terkini