Iklan

Safuan: Masyarakat Tamiang Mulai Manfaatkan Halaman Rumah untuk Tanaman Pangan 

14 Desember, 2019, 12.54 WIB Last Updated 2019-12-14T05:54:41Z
ACEH TAMIANG - Kadis Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Aceh Tamiang, Safuan, mengatakan sebagian masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang mulai memanfaatkan halaman rumah mereka sebagai lahan untuk mananam sayuran dan beternak unggas. 

Konsep yang dinamai Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) ini menjadikan masyarakat lebih produktif dan tidak selalu bergantung dengan komoditas pasar. 

"Kalau masing-masing di halaman ada tanaman pangan, kan tidak lagi harus ke pasar untuk membeli sayuran. Tinggal petik di halaman," kata Kadis Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Aceh Tamiang, Safuan, Kamis (12/12/2019). 

Safuan menjelaskan, Program KRPL adalah bagian dari kebijakan pemerintah dalam memberdayakan kaum wanita yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Pemerintah menargetkan program ini bisa menciptakan makanan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). 

Dia menambahkan, kelompok yang sudah terbentuk akan mendapat bantuan berkisar Rp 50 juta untuk keperluan benih sayuran ataupun ternak ayam atau bebek. Lanjutnya, untuk benih sayuran akan diberikan bersama dengan pupuk, sedangkan bantuan ternak unggas akan didukung dengan pangannya. 

"Saat ini di Aceh Tamiang telah memiliki enam KWT, dan masing-masing berada di Manyak Payed, Bendahara, Rantau dan dua kelompok berada di Karangbaru. 

Sementara itu, Anggota DPRK Aceh Tamiang, Salbiah S.Pdi, ketika mengunjungi KWT Dahlia di Kecamatan Rantau, Kamis (12/12/2019) menilai program ini bisa lebih dikembangkan bila pegiat yang terlibat dalam program ini mau berkoordinasi. [ZF]
Komentar

Tampilkan

Terkini