Iklan

Iblis Awalnya Ahli Ibadah, Tapi Kenapa Akhirnya Dilaknat Allah?

24 Januari, 2020, 11.30 WIB Last Updated 2020-01-24T04:30:53Z
Ilustrasi
Iblis dikenal sebagai makhluk pembangkang di muka bumi. Tidak hanya dirinya sendiri, mereka juga mengajak manusia untuk melakukan hal serupa. Golongan ini dengan segala tipu dayanya akan menggoda manusia agar terjerumus ke lembah neraka. 

Namun anda pasti sudah mengetahui jika makhluk ini dahulunya sangat taat kepada Allah SWT. Bahkan, iblis menjadi salah makhluk kesayangan-Nya. Namun kesombongannya yang tak mau sujud kepada Adam ‘alaihis salam, membuat iblis dilaknat selamanya oleh Allah.

Bahkan malaikat pun menangis tatkala Allah menjadikan iblis sebagai makhluk terlaknat. Mengingat, sebelumnya makhluk yang dahulu bernama Azazil ini begitu taat kepada Allah dan dihormati oleh para malaikat.

Seperti apa ketaatan Iblis kepada Allah? Berikut ulasannya:
Siapa yang menyangka musuh umat manusia, bernama iblis dahulunya memiliki ketaatan yang sangat tinggi kepada Allah. Bahkan iblis disebut dengan salah satu makhluk ahli ibadah atau Al-Abid.

Dalam Kitab Karangan Al-Ghazali dijelaskan jika iblis pernah tinggal di langit ke tujuh karena ketaatannya. Setiap Iblis beribadah 1000 tahun, maka akan dinaikkan Allah ke langit selanjutnya.

Pada langit pertama, iblis diberi julukan Al-Abid atau ahli ibadah, setelah seribu tahun di sana, ia kembali dinaikkan ke langit kedua dengan julukan Az-Zahid (iblis ahli ibadah).Setelah seribu tahun beribadah, Allah kembali mengangkatnya ke langit ketiga dan mendapat julukan Al-Arif.

Pada langit keempat, namanya adalah Al-Wali. Pada langit kelima, namanya disebut At-Taqi. Pada langit keenam namanya disebut Al-Kazin. Pada langit ketujuh namanya disebut Azazil manakala dalam Luh Mahfudz, namanya ialah iblis.

Bahkan, karena begitu taatnya Allah mengangkatnya ke derajat Al-Muqarrabun, yaitu derajat tertinggi di sisi Allah. Lebih dari itu, Allah menobatkan Azazil sebagai imam para malaikat yang berkedudukan di langit.

Dalam Kitab Hadist Sholawatul Kabul Akhbar, karangan Syaikh Taftazani bin Basyumi, dijelaskan bahwa Allah SWT memberikan mandat yang begitu mulia kepada iblis, yakni penjaga pintu surga selama 40 ribu tahun, hidup bersama malaikat selama 80 ribu, menjadi penasehat malaikat selama 20 ribu, menjadi pemimpin malaikat karobiyyun dalam waktu 30 ribu tahun. Iblis juga melakukan thowaf mengelilingi Arsy bersama malaikat selama 14 ribu tahun. 

Namun sayangnya, ibadah yang lama tersebut tidak dihiraukan Allah ketika Iblis melanggar sekali kesalahan. Ia begitu sombong. Ketika Allah perintahkan Iblis untuk sujud kepada Adam, Iblis tidak mau, karena iblis sangat  iri atas kehendak Allah yang akan mengutus manusia (Adam) menjadi pemimpin di bumi. Sementara iblis menganggap dirinya lebih baik dan lebih taat kepada Allah.

“Dan ingatlah ketika kami berfirman kepada para malaikat, Sujudlah kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai Tuhannya” (Q.S Alkahfi: 50)

..”Dan (ingatkanlah peristiwa) ketika Kami berfirman kepada malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam; maka mereka sujudlah melainkan iblis; dia berkata: Patutkah aku sujud kepada (makhluk) yang Engkau jadikan dari tanah (yang di adun)? Israa [61]”

Sejak saat itu, iblis diusir dari langit dan mendeklarasikan diri sebagai musuh Allah.[infoyunik.com]

Komentar

Tampilkan

Terkini