-->

Iklan

Karena Digusur, Sejumlah Pedagang Ayam Mengadu ke DPRK Langsa

07 Januari, 2020, 16.08 WIB Last Updated 2020-01-07T09:08:08Z
LANGSA - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan ayam di depan Langsa Town Square (Latos) datangi DPRK Langsa untuk mengadukan keluhannya atas tindakan penggusuran yang dilakukan Pemko Langsa melalui Satpol PP, Selasa (07/01/2020).

Pantauan LintasAtjeh.com, para pedagang ayam mendatangi Kantor DPRK Langsa sekitar Pukul 10.12 WIB dan langsung ditemui Wakil Ketua I DPRK, Saifullah dan Ketua Komisi III, Rubian Harja di ruang Komisi III.

"Padahal kami sudah lama jualan disana tapi kenapa baru sekarang digusur, mau kerja apa kami, anak kami mau makan apa," ungkap Wati (38) salah seorang PKL tersebut.

"Daripada jual diri lebih baik jual ayam, karena jual diripun sudah gak laku lagi. Untuk itu, kami minta bantu dari DPRK Langsa untuk mengeluarkan rekomendasi agar kami dapat berjualan di tempat itu," imbuhnya dengan nada kesal.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Langsa, Saifullah dalam tanggapannya menyampaikan bahwa tindakan penertiban tersebut merupakan ketentuan sesuai dengan tata tertib yang tertuang pada Qanun Kota Langsa no 2 Tahun 2014 tentang "Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat".

"Meskipun demikian kami akan lakukan koordinasi dengan Walikota Langsa terkait pengaduan ini," kata Saifullah.

Untuk pengaduan ini, sambung dia, Kamis besok mau duduk rapat bersama komisi 3 dan 4, akan kita selesaikan lintas komisi dengan memanggil Koperindag dan Satpol PP untuk mencari jalan keluar. 

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi III, Rubian Harja. Menurutnya, penertiban tersebut sudah sesuai aturan. 

"Mengenai rekomendasi bukan kewenangan DPRK, tetapi kewenangannya Pemko sebagai eksekutif melalui dinasnya," terang Rubian. 

"Kami akan pelajari dan bicarakan. Ini bukan terkait senang tidak senang, jangan sampai penertiban itu tebang pilih. Semoga masalah ini dapat terselesaikan, kami akan segera menindak lanjuti dan melakukan rapat bersama tim pansus," pungkas Rubian Harja.[Sm] 
Komentar

Tampilkan

Terkini