Iklan

KOPEMAS Dukung Pernyataan KMAB Tolak Rapid Test di Aceh

09 Juni, 2020, 22.41 WIB Last Updated 2020-06-09T15:41:35Z
LINTAS ATJEH | JAKARTA - Ketua  Komunitas Peduli Masyarakat (KOPEMAS), Adit Kasman mendukung pernyataan Ketua Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) Fahmi Nuzula atas instruksinya terhadap pemerintahan Aceh untuk menolak rapid test.

"Menurut informasi yang saya dapat di media sosial, ini jelas sebuah program yang tidak jelas progresnya. Bahkan bisa dikatakan suatu pemborosan anggaran," ungkap Adit Kasman, Pemuda Lam Balek Aceh Barat yang sekarang menetap di Jakarta.

Ia mengharap dukungan kalangan santri untuk melakukan langkah penolakan terhadap program rapid test Covid-19 ini. "Masyarakat Aceh ayo sama-sama kita tolak rapid test," ajak Adit Kasman.


Dia menilai Pemerintahan Aceh sering menjadi momok menakutkan bagi rakyat sendiri. Program ini mengandung banyak kecurigaan dari kalangan masyarakat. Lebih baik program ini ditiadakan apabila pemerintah tidak ingin hilang kepercayaan dari masyarakat. 

"Ini masa-masa krisis ekonomi dunia bahkan Indonesi. Lebih baik buat masyarakat Aceh hidup damai tenang dan setia pada pemerintahan. Bukan tidak mungkin ini akan memicu konflik sosial di kalangan masyarakat dimana masyarakat akan melakukan perlawanan secara besar-besaran," tukasnya.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini