-->

Belasan Dokter dan Perawat RSUD Atam Positif Terinfeksi Corona, Ruang IGD Ditutup Sementara

30 Juli, 2020, 13.42 WIB Last Updated 2020-07-30T06:57:26Z
LINTAS ATJEH - ACEH TAMIANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang mulai hari ini, Kamis (30/07/2020) menutup sementara ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hal tersebut dilakukan oleh pihak rumah sakit karena adanya tenaga kesehatan di ruangan IGD positif terinfeksi virus corona (Covid-19) berdasarkan hasil Swab PCR yang dikeluarkan oleh Balitbangkes Aceh.

Kabag Humas Aceh Tamiang selaku Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, S.STP, M.Si, mengatakan kebijakan yang diambil ialah menutup sementara ruangan IGD untuk disterilisasi, baik terhadap para petugas medis yang bertugas, maupun terhadap pembersihan alat-alat kesehatan dan ruangan IGD. 

Lanjut, setelah dilakukan rapat koordinasi Gugus Tugas Aceh Tamiang yang di pimpin langsung oleh Bupati H. Mursil, SH, M.Kn, dan dihadiri oleh Sekretaris Gugus Tugas Kepala BPBD, Asisten Administrasi Keuangan, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur beserta Tim RSUD Aceh Tamiang pada Kamis (30/07/2020), sementara ini pelayanan IGD ke dipindahkan ke tenda posko yang ditempatkan di halaman Poli RSUD Aceh Tamiang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ibnu Aziz, SKM, mengatakan, berdasarkan hasil Swab PCR yang dikeluarkan oleh Balitbangkes Aceh, ada 16 tenaga medis RSUD Aceh Tamiang yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Ia menjelaskan, dalam upaya mencegah agar RSUD Aceh Tamiang tidak menjadi klaster baru, pihak Gugus Tugas akan melakukan tes swab terhadap seluruh dokter dan perawat.

"Kemungkinan belum habis, hari ini kita melakukan swab 100 orang lagi," terangnya.[ZF]
Komentar

Tampilkan

Terkini