-->

Iklan

Peusaba Aceh: Ada Informasi Makam Syeikhul Asykar dan Makam Tun Kamil Hendak Dimusnahkan

24 Juli, 2020, 06.54 WIB Last Updated 2020-07-23T23:54:18Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Ketua Peusaba Aceh Mawardi Usman mengaku geram bukan main dengan ulah oknum-oknum yang ingin mengundang bala bencana ke Aceh dengan sengaja memusnahkan makam ulama dan pejuang Kesultanan Aceh Darussalam.

Dari berita yang Peusaba dapatkan bahwa ada langkah pemusnahan sistematis yang dilakukan dilakukan secara diam-diam di Gampong Pande dan kawasan kesultanan dengan menimbun makam raja-raja dan ulama di bawah bangunan sebagaimana yang dilakukan Yahudi Belanda dulu. 

"Mereka datang kepada masyarakat seperti layaknya ulama namun mereka menghancurkan situs Kesultanan Aceh Darussalam. Bukan saja untuk melenyapkan sejarah Aceh namun untuk melenyapkan sejarah Islam di Aceh," ungkap Mawardi.

Ketua Peusaba mengingatkan bahwa di tambak  dan rawa-rawa Gampong Pande telah ditemukan Makam Syeikhul Asykar dan juga Makam Tun Kamil, ulama dari negeri Pasai zaman Sultan Ali Mughayat Syah (1511-1530) serta Makam Putri Sultan Alaiddin Al Kahhar hari ini makam ini telah ditimbun dalam bangunan dan dilenyapkan.

Ketua  Peusaba mengaku marah sekali dengan kaum Yahudi terkutuk yang sengaja memusnahkan makam para ulama dan keluarga Sultan yang bertaqwa kepada Allah. Sejak dulu jika ada temuan batu nisan maka mereka akan berdiam diri, demikian rakyat Aceh lengah maka mereka akan melenyapkan makam para Raja dan Ulama Aceh. 

"Karena begitulah sumpah nenek moyang mereka kaum Yahudi yang dulu tinggal di Aceh masa Belanda (1874-1942). Sebagian menikah dengan wanita seberang dan anaknya berbicara bahasa kita dan memakai pakaian seperti kita namun kebencian mereka kepada Aceh sangat luar biasa," beber Mawardi.

Ketua Peusaba mengingatkan bagaimana kuatnya mereka kaum terkutuk itu ketika hendak memusnahkan Makam Poteu Jeumaloy dan Makam Raja-raja di Gampong Pande. 

"Pesan kami kepada anda wahai keturunan Yahudi di Aceh, jelas anda sangat kuat namun yakinlah kami lebih kuat dari anda karena Allah bersama kami. Kami akan menyelamatkan makam nenek moyang kami dan suatu saat akan mengirimkan anda ke laut ke tanah nenek moyang anda," tegas Mawardi, Jum'at (24/07/2020).[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini