-->

Iklan

Hentikan Politik Pecah Belah, Aceh Tidak Butuh "KAMI"

14 September, 2020, 22.14 WIB Last Updated 2020-09-14T15:14:38Z
LINTAS ATJEH | LANGSA - Munculnya kelompok yang menamakan KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) oleh beberapa tokoh Nasional, dengan isu menyelematkan Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2020 di Jakarta, di tengah masa pandemi virus Covid-19 yang semakin meningkat di Indonesia dan juga di Aceh terus bertambah dengan signifikan, dirasakan tidak tepat.

Kondisi saat ini semestinya bukan waktunya mengumpulkan massa, namun harus mendukung setiap jebijakan pemerintah untuk mempercepat proses penanggulanan wabah corona ini, demikian disampaikan oleh Ketua PW-IWO (Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online) Provinsi Aceh, Muhammad Abubakar, Senin (14/09/2020), di Langsa.

IWO sebagai organisasi profesi jurnalis yang anggotanya para wartawan dari berbagai media online sangat berharap percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Aceh berjalan lancar. Terutama pembangunan jalan di Aceh Timur yang secara khusus untuk menopang kelancaran roda perekonomian masyarakat setempat.

Masyarakat Aceh tidak butuh "KAMI", rakyat butuh pembangunan infrastruktur yang harus dilanjutkan dan sudah menjadi prioritas pemerintah baik pusat maupun daerah.

"Kita sangat mendukung kebijakan pemerintah, baik kebijakan pemerintah  pusat umumnya dan khususnya kebijakan Aceh, terutama dalam pelaksanaan program proyek MYC (Multi Years Contract), yang akan berdampak positif terhadap kegiatan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Aceh saat ini setiap harinya terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang sudah mencapai 2647. Dengan positif mencapai ratusan perharinya yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di seluruh Provinsi Aceh, mestinya tokoh-tokoh tersebut membantu pemerintah menekan angka tersebut agar tidak lagi meningkat.

Lanjut dia, kita berharap para tokoh tidak memanas-manasi dan mengadu domba masyarakat untuk melakukan aksi-aksi yang berpotensi munculnya cluster penyebaran Covid-19 dengan aksi-aksi yang tidak bermanfaat.

Dengan kondisi Aceh saat ini sudah aman dan sudah mulai menata pembangunan infrastruktur, kata dia, Pak Jokowi baru saja meresmikan jalan Tol Aceh-Lampung beberapa waktu lalu, ini merupakan kepedulian yang luar biasa untuk masyarakat Aceh.

"Saya mengharapkan jangan ada lagi politik pecah belah masyarakat, kita dukung saja pemerintah ini dan kita kawal jangan terjadi penyimpangan dan korupsi," pintanya.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini