-->

Iklan

Dinas 18 Tahun di Papua, Jenderal TNI Andika Beri Hadiah ke Letda Deny

04 Oktober, 2020, 20.15 WIB Last Updated 2020-10-04T13:15:15Z

LINTAS ATJEH | JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa merasa kaget ketika mendengar pengakuan dari salah satu istri anak buahnya yang baru saja lulus sekolah Perwira TNI Angkatan Darat (AD) karena Sang Suami, Letda Deny Andriani ternyata 18 tahun tak pernah pulang ke kampung halaman karena bertugas di Kodim 1806 Teluk Bintuni, Papua Barat.


Dikutip VIVA Militer dari akun instagram resmi TNI AD, Minggu, 4 Oktober 2020, kekagetan orang nomor satu di Korps TNI Angkatan Darat itu terlihat jelas ketika Jenderal Andika berbincang-bincang dengan Letda Deny dan istrinya melalui video conference setelah Jenderal Andika memimpin Upacara Prasetya Perwira TNI Angkatan Darat TA. 2020 di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD, Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu.


Dalam kesempatan itu, Kasad bersama istri yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Hetty Andika Perkasa sempat menyapa dan berdialog dengan para keluarga perwira TNI AD yang baru selesai mengikuti pendidikan Secapa AD.


Hetty Andika menyapa istri Letda Deny yang saat itu menyaksikan sang suami diangkat sumpah menjadi perwira TNI AD melalui video conference.


"Bagaimana kabarnya Ibu Deny? Selamat ya Ibu, sekarang suaminya sudah menjadi Letnan Dua. Apa rasanya mendapat kabar bahwa suaminya telah selesai mengikuti sekolah perwira," tanya Hetty Andika Perkasa.


"Alhamdulillah keluarga sangat senang Ibu," jawab Ibu Deny.


Karena Letda Deny adalah satu-satunya prajurit TNI AD asal Makodim Teluk Bintuni yang ikut dalam pendidikan di Secapa TNI AD, maka Jenderal Andika pun memberikan pertanyaan kepada Ibu Deny.


"Ini pertanyaan dari saya, khusus untuk Ibu Deny, karena ini satu-satunya dari Bintuni. Kepingin dinas dimana setelah Sarcab nanti?" tanya Kasad.


Mendapatkan pertanyaan seperti itu, istri Letda Deny pun seperti tidak mensia-siakan momentum langka tersebut.


"Ijin Bapak Kasad, jika diijinkan suami saya bertugas di Kalimantan Barat, di Pontianak. Karena selama 18 tahun bertugas di Papua suami saya belum pernah pulang ke Pontianak," ungkap Ibu Deny.


Mendengar ungkapan dari istri Letda Deny, Jenderal Andika pun langsung kaget. Dia sempat menghela nafas panjang karena mendengar keinginan dari istri anak buahnya itu.


"Haaahh, 18 tahun tugas tidak pernah pulang. Ya sudah, Aspers tolong catat. Khusus Letda Deny setelah ini dia ditugaskan ke Kodam XII Tanjungpura ke Pontianak ini hadiah dari saya biar bisa bertemu dengan keluarga," ujar Kasad.


Sontak saja hadiah khusus dari Kasad itu disambut sorak gembira sekaligus haru oleh seluruh Perwira TNI AD yang baru diangkat sumpah oleh jenderal bintang empat itu.


Senyum sumringah rasa bahagia pun terpancarkan dari wajah Letda Deny. Bagaimana tidak, apa yang terjadi pada siang itu mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Letda Deny. Hari itu dia dinyatakan lulus sebagai Perwira TNI AD oleh kesatuannya, sekaligus dia mendapatkan hadiah berdinas di kampung halamannya Pontianak, Kalimantan Barat setelah 18 tahun dinas di Teluk Bintuni, Papua Barat.


"Saya memberikan hadiah kepada beberapa prajurit berupa bebas memilih penempatan dinas adalah bentuk perhatian saya sebagai seorang pemimpin, kepada mereka yang telah belasan tahun berdinas di daerah pelosok Indonesia," kata Jenderal Andika.[HarianRiau.co]

Komentar

Tampilkan

Terkini