-->

Iklan

DSKS Ajak Jaga NKRI, Ingatkan Cengkeraman Negara Asing dan Pengkhianatan Anak Bangsa

03 Oktober, 2020, 11.52 WIB Last Updated 2020-10-03T04:53:24Z
LINTAS ATJEH | SOLO - Sejarah adalah titik balik dari sebuah pembelajaran dalam menapaki kehidupan di masa yang akan datang, apalagi sejarah kelam dalam hal ini Kudeta Militer Berdarah terhadap bangsa Indonesia yang disebut G30S PKI.

Sebuah kudeta yang sangat sistematis, terkoordinir dengan baik dan terencana dengan detail yang hampir saja mampu merebut Bangsa Indonesia tapi Allah 'azza wa jalla masih melindungi bangsa Indonesia. Melalui rakyat yg mempunyai semangat nasionalisme dan patriotisme, akhirnya mampu menggagalkan dan mengalahkan mereka yang telah disusupi faham komunis.

Karena ideologi tidak bisa hilang, mati dan sirna maka kebangkitan kembali pergerakan masyarakat berfaham komunis di Indonesia boleh jadi bukan isapan jempol.

Atas dasar itulah, Dewan Syari'ah Kota Surakarta dalam hal ini Divisi Politik yang diketuai oleh Ustadz Muzayyin Marzuqi, MA, mengadakan Sarasehan Kebangsaan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Aktivis Solo Raya, Sabtu (03/10/2020), di Hotel Riyadi Palace Solo, dengan tema "Meneropong Gerakan Komunis; Akankah Sejarah G30S PKI dan Pancasila Sakti, terulang kembali?"

Diharapkan paparan pembicara antara lain Laksda TNI (Purn) Soleman B Ponto, Prof. DR. Ario Latifulhayat, SH, LLM, PhD, Ust. Drs. Alfian Tanjung dan Ust. Irfan S Awwas mampu memberikan pemahaman yang utuh terkait tema yang diangkat sehingga diharapkan para peserta yang hadir baik tokoh masyarakat, tokoh agama, pemimpin pondok pesantren, pejabat pemerintah, aparat militer, kepolisian dan aktivis serta ormas masyarakat mampu menyampaikan dan meneruskan informasi dari pembicara.

"Agar bersama kita jaga NKRI dari cengkraman bangsa lain dan pengkhianatan anak bangsa demi kepentingan pribadi, golongan dan negara lain sebagai warisan pendahulu kita, wujud syukur dan penghargaan kita terhadap perjuangan dan pengorbanan ulama, pejuang, dan tokoh bangsa lainnya," demikian tandasnya.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini