-->

Iklan

Bupati Erly Hasim Ajak Seluruh Pegawai Beli Beras Lokal Simeulue

19 Januari, 2021, 13.32 WIB Last Updated 2021-01-19T06:33:07Z

LINTAS ATJEH | SIMEULUE - Bupati Simeulue Erly Hasim mengajak seluruh PNS dan pegawai kontrak di Simeulue untuk membeli beras lokal asal Simeulue yang di yakini bagus dan bermutu serta berkualitas tinggi.

Hal itu disampaikannya dalam acara peninjauan pabrik padi Simeulue di Desa Nancawa, Kecamatan Tepah Tengah yang di hadiri oleh Kadis Pertanian, Camat Teupah Tengah, Kabag Humas Setdakab Simeulue dan sejumlah masyarakat setempat.


Bupati Erly Hasim mengajak seluruh masyarakat Simeulue untuk menanam padi secara serentak seperti yang telah sukses di lakukan pada tahun 2020 lalu dalam program Humasa Sebel Kumaha Heba.


Menurutnya, saat ini padi dapat menunjang pendapatan ekonomi masyarakat apabila digerakan secara serentak dan dengan bibit yang berkualitas sehingga para pengusaha, pegawai negeri sipil, pegawai kontrak bisa mengkonsumsi beras tersebut.


"Bayangkan 3000 orang pegawai di Simeulue ini perlu beras 3000 goni dalam sepekan, belum lagi ada ribuan pegawai kontrak yang juga akan membeli beras ini. Beras ini lebih enak, lebih bersih, lebih putih, wangi seperti beras ramos," kata Erly Hasim kepada Lintas Atjeh.com, Senin (18/01/2020).


Beras lokal simeulue ini isi pergoni yaitu 15 Kg dengan harga senilai Rp.165.000 rupiah dan lebel nya yaitu Beras Simeulue Sejahtera," imbuhnya.


Ia mengungkapkan, Pemerintah Simeulue melalui koperasi akan menampung semua gabah dari petani, setelah menjadi beras pihak koperasi akan menjual kembali kepada para konsumen. "Jadi, padi termasuk salah satu peluang usaha yang terbaik bagi masyarakat simeulue saat ini dan ke depan," ujar Erly Hasim.


"Upaya kita ini bukanlah sebuah seremonial belaka, akan tetapi usaha ini untuk mendapatkan rida Allah SWT," tambahnya lagi.


Di akhir acara itu, Bupati Erly Hasim juga menyampaikan sebuah pepatah penyemangat rakyat simeulue.


"Ikan ada di sawah garam ada di laut, tinggal kita tangkap masukan dalam kuali," tutup Erly Hasim.[FIR]

Komentar

Tampilkan

Terkini