-->

Iklan

Cegah Cluster Sekolah, Pemerintah Aceh Luncurkan GEMAS Tahap 2

21 Januari, 2021, 05.51 WIB Last Updated 2021-01-20T22:51:36Z

LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Gerakan Masker Sekolah atau disingkat GEMAS tahap pertama yang dimulai pada 2 Desember 2020, dinilai sukses menjadi media penyadartahuan kepada semua pihak di dunia pendidikan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. Dengan GEMAS, Pemerintah Aceh dinilai sukses menekan angka Covid-19, di tengah trend perkembangan Covid-19 secara global dan nasional yang cukup mengkhawatirkan.


GEMAS tahap pertama bertujuan untuk mencegah klaster sekolah, karena saat itu, beberapa daerah sedang melakukan uji coba belajar tatap muka, setelah sekian lama pihak sekolah menyelenggarakan proses belajar mengajar secara daring, Rabu (20/01/2021).


Saat ini, proses pembelajaran tatap muka sudah berlangsung, namun memasuki tahun 2021, angka Covid-19 secara nasional dan global kembali meningkat. Sebagai upaya perlindungan kepada masyarakatnya, terutama di lingkungan sekolah, Pemerintah Aceh kembali menggelar GEMAS tahap 2.


“Sosialisasi menerapkan protokol kesehatan secara disiplin harus terus kita gaungkan, agar kita semua selalu menyadari bahwa Covid-19 adalah sesuatu yang nyata dan harus dihindari. Kita tentu tidak boleh lengah dan melupakan pengalaman terdahulu. Sikap abai kita justru membuat angka Covid-19 di Aceh meningkat tajam,” ujar Sekda.


Sekda mengungkapkan, pasca libur panjang lebaran tahun 2020, angka Covid-19 di Aceh sangat tinggi, bahkan angka kematiannya selalu masuk 10 besar nasional. Padahal, selama Ramadhan 2020 angka Covid-19 Aceh selalu masuk kategori terendah secara nasional.


Sebagaimana diketahui, GEMAS bukanlah sebuah gerakan spontanitas yang dirumuskan Pemerintah Aceh, tetapi merupakan rangkaian kegiatan sistematis terukur bersama gerakan-gerakan di bidang lain.


Sebelum GEMAS Pemerintah Aceh telah menjalankan banyak program guna mengantisipasi dampak serta menekan laju jangkitan Covid-19. Di antaranya adalah Gerakan Aceh Mandiri Pangan atau GAMPANG, gerakan ini diluncurkan Pemerintah Aceh untuk mengantisipasi dampak terhadap ketersediaan bahan pangan di masa pandemi. Panen raya Gampang, bahkan dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.


Selanjutnya, menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo, Pemerintah Aceh juga menggelar Gerakan Gebrak Masker Aceh atau GEMA, tujuan utama GEMA adalah untuk mensosialisasikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir, untuk melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19.


Di sektor lain, Pemerintah Aceh juga meluncurkan Gerakan Nakes Cegah covid-19 atau GENCAR yang fokus untuk mendukung sistem kerja tenaga Kesehatan dalam pemulihan dan penanganan pasien. Berbagai Gerakan atau aksi tersebut membuahkan hasil yang signifikan. Aceh berhasil menekan angka Covid-19 dan menjadi daerah dengan angka Covid-19 terendah kedua secara nasional, di bawah Provinsi Bangka Belitung.


“Kembali ke sekolah adalah suatu hal yang sangat menggembirakan bagi semua pihak, terutama anak-anak kita yang selama ini bersekolah dari rumah. Kita tentu tidak ingin euforia ini membuat anak-anak menjadi lupa dan abai terhadap ancaman Covid-19. Oleh karena itu, GEMAS tahap dua kita luncurkan kembali agar kewaspadaan tetap terbangun di tengah kegembiraan anak-anak kita kembali ke sekolah,” ujar Taqwallah.


Pagi ini, sebagai upaya persiapan penyelenggaraan GEMAS 2, Taqwallah selaku Sekda Aceh memberi pengarahan kepada para Kepala Dinas Pendidikan se-Aceh, Kepala Kantor Kementerian Agama dan Kepala Sekolah se-Aceh, secara daring via konferensi video, di ruang rapat Sekda.


Dalam rapat tersebut, para Kadis Pendidikan, Ka Kankemenag dan para Kepala Sekolah se-Aceh, menyatakan mendukung dan siap mensukseskan GEMAS 2. Sama seperti GEMAS 1, seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh kembali dilibatkan dalam GEMAS 2 ini. GEMAS 2 menyasar siswa SD, MI dan SLB di seluruh Aceh.


“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita ingin menumbuhkan kesadaran kepada para guru dan para peserta didik, agar jangan menganggap remeh tetapi jangan pula takut berlebihan terhadap Covid-19. Insya Allah, sore ini di halaman Kantor Gubernur Aceh, Pak Nova akan melepas tim SKPA yang akan terjun langsung ke seluruh Aceh untuk mengantarkan masker serta mensosialisasikan protokol kesehatan,” imbuh Sekda.


Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto menjelaskan, ada sedikit perbedaan target pada pelaksanaan GEMAS 2 dengan GEMAS 1.


“Jika Gemas 1 menyasar seluruh tingkatan sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat, maka GEMAS 2 hanya menyasar siswa Sekolah Dasar, Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Luar Biasa,” ungkap Iswanto.[*/Red]

Komentar

Tampilkan

Terkini