-->

Iklan

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang: Masyarakat yang Belum Mau Divaksin Tidak Akan dipaksa

19 Januari, 2021, 20.23 WIB Last Updated 2021-01-19T13:23:58Z

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Pelaksanaan vaksin Covid-19 di Kabupaten Aceh Tamiang rencananya akan dimulai pada Februari 2021 mendatang. Penyuntikan vaksin akan diprioritaskan terlebih dahulu kepada tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam melawan Covid-19.


Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang Ibnu Aziz, SKM, saat menjadi narasumber cara Bincang Tamiang (BINTANG) yang berlangsung secara live streaming dari Ruang Kerja Kabag Humas, Selasa (19/01/2021).

Dalam bincang-bincang pada acara yang mengusung tema, "Sosialisasi Program Sunat Gratis dan Vaksin Covid-19 di Kabupaten Aceh Tamiang",  Ibnu Aziz menyampaikan bahwa tenaga kesehatan yang menjadi petugas dalam penyuntikan vaksin akan dilatih dan dibekali dengan ilmu terlebih dahulu. Vaksin yang akan digunakan juga jelas kehalalannya dan sudah bersertifikat BPOM.
Ibnu Aziz juga menjelaskan, seseorang yang wajib divaksin adalah orang dalam keadaan sehat. Dinas Kesehatan menargetkan usia wajib vaksin berkisar 18-59 tahun. Usia ini berdasarkan hasil screening fase tubuh dalam keadaan sehat, dimana ketika vaksin masuk ke dalam tubuh yang sehat tubuh akan memproses vaksin sebagai imun kekebalan tubuh.

"Sebelum seseorang divaksinasi, harus dilakukan tahap pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Penyuntikan vaksin akan dilakukan secara bertahap. Penyuntikan kedua dilakukan setelah 14 hari penyuntikan pertama. Dan bagi yang sudah dilakukan vaksin akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah selesai vaksinasi," terang Ibnu Aziz.

Turut diterangkan oleh Ibnu Aziz, penyuntikan vaksin ke dalam tubuh seseorang menghasilkan reaksi yang berbeda oleh tubuh. Akan tetapi masyarakat jangan risau, sebab tahap pertama penyuntikan vaksin telah dilakukan di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Dan belum ada efek negatif yang timbul akibat tindakan vaksinasi tersebut.

"Bagi masyarakat yang belum mau divaksin, tidak akan dipaksa. Akan tetapi saya berharap angka penularan Covid-19 di Kabupaten Aceh Tamiang mengalami penurunan. Kuncinya dengan menjalankan protokol kesehatan, jaga kebersihan dan tingkatkan imunitas tubuh," demikian disampaikan oleh Kadis Kesehatan Ibnu Aziz, SKM.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini