-->

Iklan

Patroli Laut Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ayam dan Kura-kura Asal Thailand di Perairan Tamiang

31 Januari, 2021, 14.22 WIB Last Updated 2021-01-31T14:23:00Z

LINTAS ATJEH | LANGSA - Tim Patroli Laut Gabungan Bea Cukai Wilayah Riau, Aceh dan Pangkalan Saran Operasi Bea Cukai Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan aksi penyelundupan sebanyak 76 kotak ayam dan 3 kotak kura-kura asal Thailand di perairan Aceh Tamiang, Sabtu (30/01/2021) kemarin.


Puluhan kotak berisikan ayam dan kura-kura seludupan dari Thailand itu diangkut dengan sebuah Kapal Motor (KM) Tanpa Nama. Dari kapal tersebut, petugas ikut mengamankan tiga Anak Buah Kapal (ABK).
Kakanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi, saat dikonfirmasi, Minggu (31/01/2021) membenarkan perihal tentang penangkapan penyelundup ayam dan kura-kura tersebut oleh tim gabungan kemarin.

Tim gabungan tersebut, kata Safuadi, terdiri dari petugas patroli laut Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Kanwil DJBC Aceh dan Pangkalan Sarana Operasi DJBC Tanjung Balai Karimun.

Safuadi menjelaskan, kronologi penangkapan berawal pada Sabtu 30 Januari 2021 sekitar pukul 07.30 WIB, kapal patroli BC30005 melakukan ronda laut di perairan Aceh Tamiang. 
Lanjutnya, saat sedang patroli, kapal BC30005 melihat adanya satu kapal mencurigakan pada radius 2 mil dari radar, dan kemudian petugas di kapal BC30005 meminta kapal tersebut untuk berhenti guna dilakukan pemeriksaan.

Parahnya, terang Safuadi, kapal itu bukan berhenti, tetapi malah melakukan upaya melarukan diri. Dikarenakan tidak kooperatif, kapal BC30005 berupaya melakukan pengejaran dan berusaha menghentikan KM Tanpa Nama di perairan Timur Laut Tamiang. 

Untuk membantu pengejaran, sambung Safuadi, nakhoda kapal BC30005 memerintahkan untuk menurunkan sea rider BC30005.

"Saat sea rider mendekati KM.Tanpa Nama tersebut terlihat ABK berjumlah tiga orang langsung melompat ke laut, namun tiga ABK tersebut diselamatkan dan diamankan oleh sea rider BC30005," terang Safuadi.
Setelah diamankan, terang Safuadi lagu, kapal berikut tiga ABK langsung dibawa ke Kantor Bea Cukai Langsa untuk dilakukan pengembangan informasi dan penanganan lebih lanjut.

"Upaya penindakan kali ini merupakan bukti keseriusan dan kegigihan bea cukai dalam memberantas barang-barang ilegal dan menutup pintu masuk para penyelundup ke wilayah Indonesia," ujar Safuadi.

Kabid Pencegahan dan Penindakan Bea Cukai Aceh, Sisprian, yang dikonfirmasi awak media mengatakan, tiga ABK yang ditangkap dalam kapal penyelundupan ayam dan kura-kura tersebut masing-masing bernisial R, F dan A.

Saat disinggung tiga ABK tersebut warga mana, Sisprian mengaku belum bisa memastikan lebih lanjut tentang identitas mereka. Kata dia, tiga ABK tersebut masih dalam proses pemulihan setelah terjun ke laut untuk berusaha kabur.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini