-->

Iklan

Banyaknya Keluhan Masyarakat, Pemkab Aceh Tamiang Tegur Kontraktor Pemasangan Jargas

07 Februari, 2021, 12.23 WIB Last Updated 2021-02-07T05:24:23Z

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang meningkatkan pengawasan pengerjaan jaringan gas (jargas) rumah tangga, menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat.


Plt Sekda Kabupaten Aceh Tamiang, Abdullah, Sabtu (06/02/2021) mengatakan, pengawasan ini dilakukan oleh tim yang dipimpin Kabag Ekobang, Nur Asma.

"Pengawasan ini tujuannya agar semua yang dikeluhkan masyarakat bisa dengan cepat diatasi," ungkap Abdullah.

Abdullah mengatakan, keluhan ini tidak hanya disampaikan oleh masyarakat penerima manfaat, tapi juga non penerima manfaat.

"Yang menerima manfaat menanyakan kenapa ini tidak siap-siap, yang non penerima mengeluh karena jalanan rusak karena banyak galian yang tidak ditutup," jelasnya.

Secara khusus, Abdullah sudah memanggil pihak Adhi Karya dan PGN untuk menanyakan sejumlah PR tersebut.

Abdullah sempat bereaksi keras, ketika pihak Adhi Karya menyatakan proses aktivasi gas ke rumah penduduk baru selesai Oktober 2021.

"Kalau kendalanya sehari cuma 23 kompor terpasang, seharusnya ditingkatkan menjadi 50 atau 70. Supaya pekerjaan ini cepat dinikmati masyarakat," tuturnya.

Datok Penghulu Kampung Perdamaian, Ridwan menjelaskan PR yang belum terselesaikan salah satunya keberadaan Regulating Station.

Ridwan menjelaskan, stasiun ini sama sekali tidak ada yang menjaga.

"Itu yang bertanggung-jawab siapa, kami tidak tahu. Seandainya ada apa-apa, ke mana kami harus melapor," ujarnya.

Selebihnya, Ridwan juga menanyakan komitmen kontraktor yang awalnya akan mempekejakan pemuda lokal.

Namun hingga proyek ini berjalan, seluruh pekerja didatangkan dari luar daerah.

“Awal masuk sosialisasi, pemuda kami dijanjikan ikut bekerja. Ini saja sudah tidak betul, ucapnya.[*/Red]



Komentar

Tampilkan

Terkini