-->

Iklan

Bupati Aceh Tamiang Menghadiri Pembekalan Mahasiswa KKN Unsam Langsa Periode I Tahun 2021

31 Maret, 2021, 05.24 WIB Last Updated 2021-03-30T22:26:43Z

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn, menghadiri Pembekalan Mahasiswa KKN Universitas Samudra Langsa Periode I Tahun 2021, bertempat di Gedung Aula 1 Biro Unsam Langsa, Selasa(30/03/2021).


Kegiatan tersebut mengusung tema, "Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Desa Melalui Penguatan Inovasi dan Kreativitas KKN di Kabupaten Aceh Tamiang". 

Kedatangan Bupati Mursil disambut langsung oleh Ketua Koordinator, Dr. Hanafiah, M.Pd, Ketua LPPM-PM, Bustami, SH, MA dan Koordinator Pusat Penjaminan Mutu, Adi Bejo Suwardi, S.Si, M.Si.

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Tamiang menjadi Pemateri Pembekalan KKN dengan materi, "Pengenalan Adat Istiadat Masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang".

Saat membuka materi, pemaparanpun dimulai dengan memperkenalkan suku, bahasa dan adat istiadat yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang. Selain itu, Ia juga menjelaskan mengenai potensi wisata alam yang ada di Aceh Tamiang.

“Tamiang memiliki begitu banyak wisata alam yang sangat indah. Akses menuju tempat wisata juga sedang kita perbaiki pelan-pelan. Saat ini jalan menuju kesana pun sudah lumayan bagus" ujar Mursil.

Kepada 100 Mahasiwa yang akan melaksanakan KKN di Kabupaten Aceh Tamiang, Mursil mengharapkan agar Mahasiswa memakmurkan Masjid.

"Tolong nantinya, adik-adik ini mengajak masyarakat kampung untuk shalat berjamaah khususnya shalat Subuh. Tetap jalankan program Aceh Tamiang yaitu maghrib mengaji untuk anak usia dini dan bangkitkan semangat para remaja mesjid," pinta Mursil.

Bupati Aceh Tamiang juga berpesan kepada Mahasiswa KKN untuk menjalankan program yang ringan akan tetapi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh Tamiang.

"Buat program tidak usah muluk-muluk, cukup dengan memakmurkan mesjid. Adik-adik tolong cek kerusakan atau kekurangan fasilitas masjid di kampung tersebut. Untuk saat ini masjid di Ibu Kota Kecamatan kita sudah menempatkan para thafidz sebagai imamnya. Dan tetaplah menjaga/melestarikan budaya leluhur yang sudah ada," imbuhnya.

“Masyarakat Aceh Tamiang tidak membedakan suku, ras dan agama. Maka dari itu beruntunglah adik-adik kalau KKN di Aceh Tamiang. Silahkan adik-adik mahasiswa belajar dan menimba ilmu di desa-desa terpencil/pedalaman yang ada di Aceh Tamiang," pungkas Mursil.

Rencananya, 100 (seratus) Mahasiswa KKN UNSAM ini akan ditempatkan di 2 (dua) Kecamatan, yakni Kecamatan Bandar Pusaka dan Kecamatan Rantau.[*/Red]


Komentar

Tampilkan

Terkini