-->

Iklan

Pemkab Aceh Barat Bersama Pemerintah Aceh akan Umumkan Nama-Nama dan Alamat Pasien Covid-19

26 Mei, 2021, 03.56 WIB Last Updated 2021-05-25T20:56:52Z
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Syarifah Junaidah. (Foto: Antara)

LINTAS ATJEH | ACEH BARAT - Pemkab Aceh Barat bersama Pemerintah Provinsi Aceh segera mengumumkan nama-nama pasien Covid-19 di media massa. Pemerintah daerah beralasan pengumuman identitas warga sebagai salah satu upaya untuk menekan penularan virus Corona di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat Syarifah Junaidah mengatakan, keputusan itu diambil dalam rapat virtual bersama Forkompimda Aceh Barat dan Forkompimda Provinsi Aceh di ruang rapat Bupati Aceh Barat di Meulaboh. Jika selama ini identitas pasien Covid-19 hanya ditulis inisialnya, maka nantinya akan diumumkan lengkap.

"Kalau selama ini identitas pasien Covid-19 ditulis secara inisial, ke depan identitasnya akan dipublikasikan melalui pemberitaan media massa," kata Syarifah Junaidah di Meulaboh, Selasa (25/5/2021).

Dalam rapat virtual yang berlangsung pada Selasa siang, Forkompimda Aceh menyatakan sepakat akan memublikasikan identitas pasien Covid-19 dengan jelas. Lokasi desa tempat pasien menetap juga bakal disebutkan.

Menurut Syarifah Junaidah, publikasi identitas pasien Covid-19 tersebut bertujuan agar masyarakat yang berada di sekitar permukiman, bisa mengetahui bahwa ada warga di desanya terpapar virus Corona.

"Dengan begitu, masyarakat diharapkan agar lebih waspada dan meminta agar terus meningkatkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah," katanya.

Selain itu, publikasi nama pasien yang dinyatakan positif tersebut juga sebagai upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa virus corona penyebab Covid-19 benar adanya. Hal ini dharapkan bisa mendoronga masyarakat lebih waspada dan mawas diri sehingga tidak ikut terpapar Covid-19.

"Covid-19 bukanlah sebuah aib dan tidak perlu dikhawatirkan. Jika masyarakat memiliki gejala pilek, flu atau batuk, silakan berobat ke puskesmas terdekat agar bisa mendapatkan pengobatan," kata Syarifah Junaidah.[iNews]
Komentar

Tampilkan

Terkini