-->

Warga Resah Adanya Pembakar Kembang Api di Jamda Gerakan Pramuka

30 September, 2021, 00.00 WIB Last Updated 2021-09-29T17:03:21Z

LINTAS ATJEH | LANGSA - Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Hutan Kota merasa terganggu dan dikejutkan dengan suara letusan dari kembang api yang sengaja dibakar pada kegiatan Jambore Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Aceh Tahun 2021, Selasa (29/09/2021) sekira pukul 22.30 WIB.

Pembakaran kembang api pada kegiatan Jambore Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Aceh Tahun 2021 di Hutan Kota tersebut membuat warga yang sedang beristirahat sambil menyaksikan film G 30/S PKI di televisi terkejut dan berhamburan keluar rumah.


"Saya sangat terkejut dan sempat mengira ada PKI membunyikan rentetan senjata, karena saya lagi nonton film G 30/S PKI di televisi," ujar Edi, warga Gampong Paya Bujok Seuleumak kepada LintasAtjeh.com.


"Saya sampai gemetaran dan tidak bisa bangkit dari tempat duduk mendengarkan rentetan suara ledakan itu," imbuh Edi yang baru sembuh dari penyakit stroke itu.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Hal senada juga disampaikan Yusuf, warga Gampong Paya Bujok Seuleumak. Menurutnya apa yang dilakukan oleh pihak panitia kegiatan tersebut kurang pada tempatnya. 

"Mereka membakar kembang api dekat rumah sakit, apa mereka tidak berpikir bahwa ada orang sakit jantung disitu?" ungkapnya.


"Kami masyarakat yang tinggal disekitar Hutan Kota ini sangat terganggu dengan adanya letusan kembang api tersebut," tambahnya.


 Untuk itu, sambung Yusuf, kami berharap kepada Wakil Wali Kota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM yang juga sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Langsa bisa meneger dan memberikan tindakan kepada panitia kegiatan tersebut.


Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan LintasAtjeh.com belum dapat menghubungi Wakil Wali Kota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM dan panitia penyelenggara kegiatan tersebut. [Sm]

Komentar

Tampilkan

Terkini