-->

Kodim Abdya Apresiasi Polri dan Siap Mendukung Berantas Narkoba

01 Oktober, 2021, 12.20 WIB Last Updated 2021-10-01T05:21:34Z

LINTAS ATJEH | ABDYA - Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Achmad Hisom Baihaki mengapresiasi keseriusan kepolisian dalam upaya memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). 

"Kita mengapresiasi kinerja jajaran Polres Abdya, di tengah multi tugasnya  mereka mampu mempertahankan dan meningkatkan profesionalitas Polri," ungkap Dandim dalam rilis yang di terima Lintasatjeh.com Jumat (01/10/2021). 


Dia juga mengatakan, di samping fokus mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19, Polres Abdya juga telah berhasil mengungkap sejumlah kasus kejahatan, salah satunya tindak pidana narkoba.


"Narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) karena saat ini tengah menjadi proxy war yang dapat melumpuhkan kekuatan bangsa. Daya rusak dari kejahatan Narkoba ini sangat besar, karena bisa menyasar semua kalangan mulai dari petani, pejabat publik hingga aparat negara," kata Achmad. 


Pamen letingan 2000 ini menyebutkan, dampak kerugian Negara dari bahaya Narkoba jauh lebih besar dari korupsi dan terorisme.


Estimasi kerugian negara dalam setiap tahun akibat tindak pidana korupsi mencapai Rp. 56,7 triliun, sementara akibat kejahatan Narkoba itu bisa mencapai hingga Rp. 84 triliun.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


"Dari sisi korban jiwa, Indonesia juga telah dirugikan. Akibat Narkoba, 30-40 nyawa orang melayang (meninggal dalam setiap harinya," katanya. 



Achmad juga mengatakan, TNI siap mendukung ancaman bahaya Narkoba ini secara nyata terus berkembang luas serta menyasar semua kalangan dan usia. Jaringan pengedar narkoba dalam setiap waktu terus bertambah mulai dari kota besar sampai dengan pedalaman desa. 


"Analisa meluasnya jaringan tersebut di sebabkan pelaku Narkoba pertahun terus bertambah. Pemakai awal bergeser menjadi pemakai tetap, kemudian dalam waktu setahun levelnya bakal meningkat menjadi pengedar," paparnya.


Untuk itu katanya, dalam menangani bahaya Narkoba ini tidak bisa di bebankan kepada Kepolisian saja. Seluruh komponen mulai dari unsur masyarakat, pemerintah dan multi Lembaga Negara harus bersinergi saling mengisi dan bahu membahu memerangi peredaran Narkoba. 


"Narkoba ini jelas harus kita perangi bersama. Bila ini di biarkan, kita khawatir adek-adek, rekan-rekan dan keluarga kita akan hancur terjerumus," tegasnya. 


Dandim juga mengatakan, pihaknya akan mendukung penuh Kepolisian dalam memberantas dan mencegah peredaran Narkoba. Ia memastikan sebelum ikut membersihkan ke luar, pihaknya terlebih dahulu telah melakukan pembersihan ke dalam dengan cara rutin menggelar sosialisasi hukum serta bahaya narkoba untuk seluruh prajurit dan Persit di lingkungannya. 


"Kita juga rutin melaksanakan pengecekan urine secara mendadak. Kita sampaikan keras kepada mereka, bila ada yang terlibat Narkoba maka ganjarannya adalah pecat," pungkas Dandim Achmad Hisom Baihaki.[WA]

Komentar

Tampilkan

Terkini