-->



KKN-PPM K 077 Unimal Mengajar Anak-anak Mengaji di Desa Mulieng Meucat

03 November, 2021, 22.22 WIB Last Updated 2021-11-03T15:22:30Z
LINTAS ATJEH | ACEH UTARA - KKN-PPM 077 Unimal membantu mengajar iqra’, Al-Quran dan tajwid untuk anak-anak di lingkunan Desa Mulieng Meucat, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

Pengenalan makhrajul huruf dan tajwid untuk anak-anak dengan tujuan berpartisipasi aktif di bidang pendidikan agama di lingkungan masyarakat Desa Mulieng Meucat. Kegiatan dilaksanakan selesai shalat dzuhur di meunasah, yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin hingga Jum'at.

Adapun Kelompok 077 ini diketuai oleh Teuku M. Arief Afwan, beranggotakan Nirwana Shandi, Hidayat, Aris Munandar, Siti Nurhanisah, Hayatul Wardani, Laily Rahmazani, Anis Ilyana, Jeda Mutia Nur dan Misratul Izza.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Kegiatan Mahasiswa KKN PPM 077 Unimal tersebut juga mendapatkan apresiasi Geuchik Mulieng Meucat, Musliadi dan Teungku Imam Nazaruddin.

“Saya sangat berterimakasih kepada Mahasiswa KKN PPM 077 Unimal yang telah berpartisipasi dalam mengajar ngaji di Menasah Mulieng Meucat ini. Saya sangat terbantu akan kegiatan ini,” ujar Geuchik Mulieng Meucat.

Kegiatan ini  didampingi oleh Dr. Suryadi, S.P., M.P, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh.

"Saya sangat mendukung kegiatan ini karena seperti yang kita ketahui pada zaman milenial ini banyak anak-anak yang masih kurang mengerti membaca Al-Quran yang baik dan benar," ujar Dr. Suryadi, S.P., M.P.
Ketua kelompok Teuku Afwan mengatakan kegiatan pengenalan ini dalam upaya memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar tajwid dan cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Dikarenakan anak-anak di desa ini masih sangat awam tentang tajwid. Selain itu kami juga ingin memanfaatkan waktu terus berpartisipasi kepada masyarakat Desa Mulieng Meucat sebagaimana tujuan dari awal KKN-PPM ini.

Kelebihan dari adanya pengenalan ini, lanjut dia, insyallah percaya dirinya bisa menjadi bekal bagi anak-anak Desa Mulieng Meucat dan adanya kader baru di lingkunan ini. Semoga dapat bersaing keluar seperti mengikuti lomba pengajian anak-anak baik itu MTQ tingkat desa, kecamatan maupun hingga tingkat kota.

"Selain itu pengenalan ini juga menambah ilmu anak-anak setidaknya bisa menjadi sedikit lebih baik," tandasnya.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini