-->



Mahasiswa KKN-PPM K252 Unimal Mengajar Ngaji Anak-anak Dayah Nurul Huda Paya Bili

05 November, 2021, 23.30 WIB Last Updated 2021-11-06T00:05:11Z
LINTAS ATJEH | LHOKSEUMAWE -  Mahasiswa KKN-PPM 252 Unimal memilih pengabdian masyarakat di Desa Paya Bili untuk mengajar anak-anak di Dayah (Pesantren) Nurul Huda yang terletak di Desa Paya Bili, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Ketua Kelompok 252, Aflul Nizar mengatakan, kegiatan kali ini sudah dilakukan Selasa (02/11/2021) lalu, yaitu mengajar anak-anak pengajian di Desa Paya Bili.

“Kelompok kami mengajar anak-anak mengaji. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik,” kata Aflul, Jum'at (04/11/2021).

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unimal di Desa Paya Bili telah dimulai pada tanggal 26 Oktober 2021, dan akan berlangsung selama 23 hari kedepan. Selama pandemi Covid-19, anak-anak harus tetap diberikan kesempatan belajar yang layak, baik secara agama maupun secara umum. 

"Tujuannya adalah membentuk karakter anak supaya menjadi pondasi bagi anak sehingga anak dapat membedakan mana yang harus diikuti dan mana yang harus dijauhi," jelasnya.

Kata dia, keberadaan Dayah (Pesantren) Nurul Huda sangat penting untuk menciptakan generasi Islam yang qurani. Metode pembelajaran mengaji yang diterapkan di Dayah (Pesantren) Nurul Huda menggunakan metode iqra’ untuk permulaan dalam membaca Al-Quran, juga mengajarkan tentang ilmu-ilmu agama Islam lainnya seperti baca kitab, belajar adzan, membaca surat-surat pendek dan membaca doa-doa lainnya.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

"Setelah mengaji, Dayah (Pesantren) Nurul Huda melaksanakan shalat ashar berjamaah bersama. Kegiatan pengajian dilakukan pukul 14.00-16.00 setiap hari kecuali hari Jum’at. Lebih kurang sekitar 120 Santri-Santriwati mendapat bimbingan mengaji di Dayah (Pesantren) Nurul Huda Desa Paya Bili," jelas Aflul.

Sementara Winda Yani mengatakan, kegiatan Mengajar Ngaji merupakan salah satu program kerja kami selama melaksanakan KKN di Desa Paya Bili. Dengan adanya proker Mengajar Ngaji diharapkan Santri-Santriwati Desa Paya Bili mendapatkan tambahan pemahaman tentang agama yang kelak menjadi bekal bagi mereka.

"Kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik dari para peserta didik, dan para guru mengaji serta pimpinan Dayah (Pesantren) tersebut," ungkap anggota K252 ini. 

Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 252 yaitu Aflul Nizar (Ilmu Komunikasi), Afnidar (Ilmu Komunikasi), Intan Aquiera (Sistem Informasi), Badriyatun Nafis (Sistem Informasi), Winda Yani (Sistem Informasi), Maulida Hasbi (Sistem Informasi), Rika Aulia (Sistem Informasi), Sri Wahyuni (Ekonomi Syariah), Elayanti (Ilmu Komunikasi) dan M Fauzan (Ilmu Komunikasi) dibawah bimbingan Wulandari, S.Pd., M.Pd.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini