-->




 


Mahasiswa KKN-PPM K259 Unimal Promosikan Potensi Desa Kutablang Lewat Medsos

05 November, 2021, 07.27 WIB Last Updated 2021-11-05T00:27:47Z
LINTAS ATJEH | LHOKSEUMAWE - Mahasiswa/i KKN-PPM Kelompok 259 Universitas Malikussaleh yang berlokasi di Desa Kutablang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, melaksanakan program kerja (proker) menggali potensi desa.

Kelompok 259 beranggotakan  Lilil Atikah, Dicnessya Salsadilla Marpaung, Aprilia Noermayanti, Oddy Setiawan Lubis dan Idola Nami Pinayungan dari Prodi Ilmu Hukum, Sucifira Alpinna dari Prodi Teknik Industri,  Dimas Surya Pratama dari Prodi Ilmu Komunikasi, Rizky Indrawan dari Prodi Sistem Informasi, Nikmat Wanda dari Prodi Teknik Kimia, dan Muhammad Salsabila dari Prodi Teknik Sipil berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Yunina, S.E, M.Si, Ak,CA.

Proker ini bertujuan untuk  memperkenalkan  potensi desa  melalui media sosial. Berdasarkan hasil survei, Kelompok 259 berhasil mengidentifikasi adanya salah satu kelompok tani yang diberi nama Kelompok “KAMI TANI” berlokasi di Dusun 5 (Lima) Desa Kutablang. 

"Jenis usaha yang dikembangkan oleh kelompok “KAMI TANI” ini berfokus pada budidaya ikan mujahir, binaan dari Bank Indonesia," jelas Teuku Ilham Syahputra, Ketua Kelompok "KAMI TANI". 

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Dijelaskannya juga, meskipun dalam proses pembibitan ikan mujahir, masih dijumpai adanya kendala dimana tingkat daya tahan ikan yang masih belum stabil sehingga menyebabkan ikan mudah mati. 

"Namun sebagian anggota dari kelompok tani ini sudah berhasil membudidayakan   bibit ikan mujahir. Lalu ikan mujahir tersebut diolah menjadi dendeng mujahir," imbuhnya. 

Sementara Oddy Setiawan Lubis, salah seorang mahasiswa KKN-PPM UNIMAL Kelompok 259 kepada media ini, Jum'at (05/11/2021) mengatakan, ini merupakan suatu potensi yang sangat menjanjikan yang dapat kita promosikan melalui media sosial, mungkin selama ini masyarakat masih banyak yang belum mengetahuinya.

"Tidak hanya diperkenalkan di Lhokseumawe saja tetapi di luar kota Lhokseumawe juga. Harapan nantinya dengan promosi ini maka akan meningkatkan permintaan terhadap produk sekaligus pendapatan khususnya masyarakat desa setempat," jelasnya. 

Menurutnya, potensi yang dimiliki oleh desa harus dapat diperkenalkan ke media sosial, mengingat media sosial saat ini memiliki peran penting dalam berbagai aspek termasuk memperkenalkan potensi desa untuk membangun perekonomian masyarakat setempat seperti dendeng ikan mujahir.

"Dendeng ikan mujahir ini termasuk produk makanan yang jarang ditemukan di Lhokseumawe," tutur Oddy Setiawan Lubis.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini