-->




 


Akmal Ibrahim, Instruksikan Guru Untuk Menggali Potensi dan Bakat Kerja Siswa Abdya

16 Februari, 2022, 14.14 WIB Last Updated 2022-02-16T07:17:29Z

LINTAS ATJEH | ABDYA - Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim mengintruksikan para guru untuk menggali potensi dan bakat kerja para siswa di Kabupaten setempat.

Instruksi tersebut disampaikan Akmal dalam sambutan pada acara pembukaan acara One's Got Talents (OGT) ke III dengan tema "Berkarya ditengah pandemi, menuju generasi milenial sejuta prestasi" yang berlangsung di MTsN 1 Abdya, Rabu (16/02/2022).


"Saya sangat mengapresiasi MTsN dalam ajang mencari bakat untuk siswa, etos kerja dan mencari bakat salah satu perintah Allah, maka guru di Abdya harus menggali potensi dan bakat kerja siswa," terang Akmal.


Dunia pendidikan sekarang sambungnya, tidak bisa menilai apa bakat dan etos kerja orang lain, karena banyak sekali lulusan perguruan tinggi yang terdidik tidak mempunyai pekerjaan. Ini sangat memprihatikan.


"Saya berharap kepada guru untuk bagaimana kita sambil mengajar bisa menggali bakat, potensi, dan pola pikir siswa untuk kemajuan. Saya rasa ini tahap awal sudah bagus dan mesti diteruskan, karena tuntutan kualitas sangat penting," harapnya


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


"Kondisi sosial kemasyarakatan dan kualitas kerja kita sekarang semakin hari sekarang semakin menurun, makanya dalam beberapa tahun terakhir orang tua sudah mulai berpikir ulang ke mana anaknya dimasukkan apakah ke sekolah atau ke pasantren," sebutnya Akmal. 


Masalah yang paling berat sekarang, sambung Bupati Akmal, adalah pendidikan agama. Karena biayanya terlalu mahal dan tidak terjangkau mungkin itu tidak bisa dijangkau oleh orang tua siswa. 


"Tapi orang tua siswa juga mengejar, karena tanggung jawabnya terhadap anak, tapi disini Abdya khususnya kita patut bersyukur karena disini kadang pendidikan agama tidak terlalu mahal bisa saja gratis. Tapi, kalau diluar Aceh mungkin sudah tergolong mahal," terangnya.


"Saya lihat orang tua sekarang lebih mempercayai anak-anaknya di sektor pendidikan agama, persoalannya adalah bagaimana menghadirkan pendidikan agama yang murah tapi berkualitas bisa terjangkau oleh semua orang," harap Akmal.


Dia juga berterima kasih kepada departemen Agama yang sudah mempraktekkan keinginan masyarakat, makanya pesantren-pesantren modern sekarang kelebihan murid. 


"Tentunya ini juga hal yang harus kita perjuangkan untuk generasi muda, agar bisa berkarya di masyarakat dan di masa akan datang," tutup Akmal Ibrahim.[WA]

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+