-->




 


Sekretaris PPWI Aceh Tamiang: Pemberitaan Soal Bang Iyong, Fitnah Keji!

16 Februari, 2022, 13.36 WIB Last Updated 2022-02-16T06:36:41Z

Foto: Ilustrasi

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Berita yang ditayangkan oleh salah satu media online lokal edisi Selasa (15/02/2022), berjudul 'Belum Genap Setahun Keluar dari Penjara, Bang Iyong Berulah Lagi' adalah kabar fitnah yang sangat keji.

Berita tersebut terkesan sengaja ditulis oleh oknum wartawan berinisial HV yang saat ini dirinya terindikasi sedang panik akibat dugaan kejahatan yang dilakukan oleh dirinya beberapa tahun lalu kembali dicuatkan ke publik.

Demikian disampaikan Sekretaris Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Cabang Aceh Tamiang kepada LintasAtjeh.com, Rabu (16/02/2022).

Menurut Nasir, berita yang berjudul 'Belum Genap Setahun Keluar dari Penjara, Bang Iyong Berulah Lagi' terindikasi ditulis oleh oknum wartawan berinisial HV tanpa mengacu pada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

"Perlu diketahui bahwa semenjak Anggota PPWI Aceh Tamiang yang bernama Zulfadli alias Bang Iyong keluar dari Lapas Kelas IIB pada tanggal 05 September 2021 kemarin, dan semenjak Bang Iyong keluar penjara tidak ada pihak manapun yang melaporkan Bang Iyong ke polisi," terang Nasir.

Kemudian kata Nasir, permasalahan tentang kedatangan Ketua dan para Pengurus KTNA Kabupaten Aceh Tamiang  ke Polres Aceh Tamiang terjadi pada tanggal 30 Maret 2021 lalu, yakni enam bulan sebelum Bang Iyong keluar dari Lapas Kelas IIB Langsa. Bahkan dikabarkan antara Ketua dan para Pengurus KTNA dengan Bang Iyong sudah tidak  masalah apapun lagi. Jadi, berita yang ditulis oleh oknum HV kemarin diduga kuat sebuah upaya memfitnah Bang Iyong.

"Kami melihat bahwa yang berulah itu bukan Bang Iyong tapi oknum wartawan yang berinisial HV karena diduga kuat telah menulis berita yang mengarah ke unsur fitnah. Kami minta kepada HV untuk mempelajari lagi UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, apakah resikonya jika menulis berita tanpa didasari data dan fakta yang akurat?" Tegas Nasir.[*/Red]

 

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+