-->




 


Hari Bersedekah, ACT Subulussalam Bersama MRI Abdya Kumpulkan 112 Juta Uang Umat

16 Februari, 2022, 15.37 WIB Last Updated 2022-02-16T08:38:22Z

LINTAS ATJEH | ABDYA - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Subulussalam bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) selenggarakan acara Shadaqah Day bertema Tambahkan Sedekah, Tumbuhkan Berkah.

Acara tersebut berlangsung di Aula Bappeda Abdya. Selasa, (15/2/2022), turut dihadiri Wakil Bupati Abdya, SKPK, Camat dan pihak ACT Regional Network Development Sumbagut pihak perusahaan, pengusaha, sekolah, serta undangan lainnya.


Ketua MRI Abdya Suherman dalam sambutannya menjelaskan, penggalangan donasi dilakukan untuk membantu pelaku usaha mikro setempat, pengadaan lumbung ternak wakaf serta peduli musim dingin yang melanda warga Palestina.


"Acara ini juga dipandu Dosi Elfian yang merupakan host profesional asal Aceh, kemudian di isi dengan tausiah agama oleh Tgk H. Ivan Wahyudi LC alumni Al-Azhar Cairo, Mesir," jelasnya.


Sementara itu Kepala cabang ACT Subulussalam Munandar dalam sambutannya menjelaskan, kehadiran relawan pada tahun 2018 di Abdya, tidak hanya aksi untuk dalam negeri, relawan juga menggerakkan kedermawanan untuk melihat saudara masyarakat di luar, baik di Palestina dan Suriah maupun belahan dunia lainnya.


"Dikesempatan ini, kami membuat sebuah acara Shadaqah Day, kami jadikan ini sebagai momentum silaturahmi bersama bapak/ibuk semua," jelasnya.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Program yang difokuskan, kata Munandar, untuk Wakaf Modal Usaha, Lumbung Ternak Wakaf serta Winter Aid Palestina.


Donasi sementara yang dikumpulkan dalam event tersebut sebesar Rp. 112 juta baik penggalangan sebelum acara maupun sesudah berlangsung. Kemungkinan sedekah akan terus bertambah.


Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Barat Daya Muslizar mengajak warganya menanamkan semangat untuk bersedekah berbagi kepada anak-anak.


"Kami berharap rekan-rekan ACT dan MRI untuk melakukan silaturahmi ataupun pemberian motivasi sepeti ini, tidak hanya dikalangan bapak-bapak atau masyarakat umum, nanti juga ada sessions yang bisa diisi di sekolah-sekolah," tuturnya.


Selain itu, Muslizar bercita-cita menghapuskan rumah tidak layak huni. Agar warga di Abdya dapat hidup di rumah yang layak.


"Komitmen kami tidak ada lagi di Abdya yang tinggal di rumah tidak layak huni. Kami buat gerakan rumah dhuafa, bersama kita gaungkan kebaikan," tutup Wabup Abdya.[WA]

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+