-->




 


Badan Kesbangpol Aceh Gelar Dialog Isu Aktual

03 Februari, 2022, 14.23 WIB Last Updated 2022-02-03T07:23:37Z
LINTAS ATJEH | LANGSA - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh menggelar dialog isu aktual di daerah tersebut tahun 2022 yang diselenggarakan di Aula Kesbangpol Kota Langsa, Kamis (03/02/2022).

Kegiatan yang bertemakan "Membangun Sinergi Antara Pemerintah dengan Masyarakat Dalam Menjaga Ketentraman dan Ketertiban di Daerah" diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan agama, TNI/Polri, Jurnalis, tokoh perempuan dan mahasiswa.

Dalam kegiatan dialog isu aktual tersebut menghadirkan 3 narasumber yaitu, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, MA, Dosen IAIN Cotkala. Dr. Wiratmadinata, SH, MH, Dekan fakultas Unaya dan Dedi Andrian, SE, MM, Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Aceh.

Kepala Kesbangpol Aceh, Drs. Mahdi Effendi yang diwakili Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional, Aceh, Dedi Andrian, SE, MM membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Saat membuka acara itu Dedi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari masyarakat terkait isu-isu aktual yang berkembang di Aceh.

"Dalam dialog ini kita bersama-sama mencari jalan keluar dan pemecahan dari setiap masalah yang ada di Aceh, memperkuat koordinasi dan kerjasama antara pemerintah Aceh dengan seluruh stakeholder serta komponen masyarakat lainnya dalam penanganan setiap isu-isu penting dan potensi konflik yang ada," papar Dedi.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Ia menghimbau kepada seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat untuk dapat terlibat dan secara aktif menangani setiap isu potensial serta potensi yang ada di daerah. 

"Karenanya menjadi tanggung jawab bersama untuk selalu menjalin koordinasi dan bekerjasama dalam mengatasi setiap potensi yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban dan perdamaian Aceh," jelasnya.

Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, MA menyampaikan, penetapan Penjabat (Pj) baru untuk Gubernur, Bupati maupun Walikota di Aceh pada tahun 2022 ini jangan ada menimbulkan konflik baru baik pada tataran lapis bawah maupun gesekan kelompok tertentu.

"Selain isu politik, meningkatnya kriminalitas terhadap perempuan dan pelecehan terhadap anak dibawah umur juga merupakan salah satu topik pembahasan yang hangat di Aceh," ujar pria yang akrab disapa Dr. Emi itu.

"Hari ini tak kalah penting isu kekerasan seksual terhadap anak-anak, persoalan narkoba, korupsi dan persoalan kriminal menjadi pesoalan mendasar yang harus diselesaikan, meskipun isu ini merupakan dinamika yang sudah ada sejak zaman dulu," imbuhnya.

Sementara itu, Dekan fakultas Unaya, Dr. Wiratmadinata, SH, MH, yang memaparkan trend Isu aktual lebih menitik beratkan bagaimana seseorang itu bisa memenet media sosial yang saat ini sedang menguasai dunia maya.

"Sekarang ini isu strategis adalah media sosial dan bagaimana menghempang berita Hoaks itu yang membuat dunia itu tidak tenang dan kita sepakat," ujar Dr Wira. [Sm]
Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+