-->




 


Begini Penjelasan P2K Panto Cut Terkait Balon Keuchik yang Gugur

14 Februari, 2022, 11.29 WIB Last Updated 2022-02-14T05:00:15Z

LINTAS ATJEH | ABDYA - Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Desa Panto Cut, Kecamatan Kuala Bate, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Said Fadhli berikan penjelasan terkait penolakan Bakal Calon (Balon) Keuchik Khairul Reza.

Menurutnya, P2K tidak menghambat Khairul Reza untuk mencalonkan diri sebagai calon keuchik. Seharusnya, Balon menanyakan terlebih dulu apakah berkasnya sudah lengkap atau ada yang kurang, ke P2K Minggu, (13/02/2022)


"Sampai batas yang telah ditentukan, berkas calon masih ada kekurangan. Padahal, kita sudah memberitahukan. Malah Khairul Reza membawa massa ke kantor P2K," jelas Said Fadhli.


Legalisir ijazah Khairul Reza lanjut Said, pihaknya menduga palsu. Selain itu, di surat non aktif sebagai tenaga kontrak juga di duga dibuat sendiri. 


"Seharusnya di surat itu ada tertera  keterangan dari dinas terkait atau pun bupati, bahwasanya yang bersangkutan memang cuti, ini malah tidak ada," kata Said.


Said juga tidak menyebutkan bahwa, Ijazahnya palsu. Namun, dilegalisir yang di duga discan, karena bedasarkan konfirmasi dari LP3I Medan bahwa direktur 1 Iswandi bukan Wardayani, karena wardayani menjadi direktur 1 pada tahun 2009.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Sejauh ini, sebutnya, P2k tetap independen dan tidak menghambat calon yang mendaftar sebagai Keuchik.


"Kita mengakui dalam permasalahan ini ada permainan dan juga penekanan dari pihak tertentu termasuk oknum dalam pemerintahan," terangnya.


"Hari ini kita meminta keadilan dari pemerintah dan DPR agar melindungi kami dan bukan malah mengintervensi begini. Kami tidak akan gentar sedikitpun karna kita bekerja sesuai dengan SOP," tegasnya.


Hal lain sambungnya, P2K meminta aparat penegak hukum untuk mengusut persoalan dari awal pendaftaran hingga sekarang dan juga meminta mengusut surat legalisir dan keterangan dari Puskesmas, karna atas dasar apa puskesmas berani mengeluarkan surat pengunduran diri sebagai tenaga kontrak.


" Kami meminta kepada pihak pemerintah jika kami ada salah tolong panggil kami bukan malah ikut menyudutkan kami," harap Said.


Sementara itu salah satu calon keuchik Panto Cut Alwi Rusman mengatakan, Alwi rusman jika P2K diberhentikan maka dirinya juga akan mengundurkan diri sebagai calon keuchik.


"Saya akan mengundurkan diri sebagai calon, jika P2K diberhentikan," pungkasnya.[WA]

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+