-->




 


Mantan Aktivis Asal Abdya Masuk Bursa Calon Ketua KNPI Aceh

27 Februari, 2022, 20.26 WIB Last Updated 2022-02-27T13:30:35Z

LINTAS ATJEH | ABDYA - Mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banda Banda Aceh dipastikan siap bersaing memperebutkan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Aceh dalam Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Aceh Maret 2022 mendatang.

"Kita lagi menunggu dibukanya pendaftaran, seharusnya sudah dari tahun 2021, karena masih pandemi Covid-19 Musdanya ditunda, dan insyaallah akan dilaksanakan di awal bulan Maret 2022," kata Idris yang juga mantan Ketua KNPI Abdya Periode 2014-2017, Minggu (27/02/2022).


Informasi yang berkembang, dari berbagai sumber, yang masuk dalam bursa calon KNPI Aceh dua orang dari Banda Aceh, satu orang dari Bireuen, dan Idris, SHI satu-satunya calon yang mewakili Wilayah Pantai Barat Selatan (Barsela) Aceh.


"Sejauh ini ada 4 orang yang masuk bursa calon Ketua KNPI Aceh Tahun 2022, diantaranya Ammar Fuad, Aulia Rahman, dan Afdhal Khalilullah, sama-sama sudah mendapat dukungan," jelasnya.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Idris yang juga Sekretaris I PSSI Aceh menyampaikan, pemuda Aceh mempunyai kelebihan dalam semua bidang, hanya tinggal mendorong para steckholder untuk memback up kegiatan kepemudaan di Aceh, melalui OKP-OKP yang bernaung  dibawah KNPI Aceh.


Dia berharap, kedepan banyak program-program kepemudaan yang pernah dilakukan para senior KNPI Aceh terdahulu, seperti Bakti Pemuda Aceh untuk Indonesia, Pemberdayaan ketrampilan pemuda, pelatihan, dan lain sebagainya.


"Oleh karena itu, saya berharap ada dukungan, dan masukkan dari semua pihak, karena masukan dan kritikan yang membangun sangat menentukan KNPI Aceh kedepan dalam pelaksanaan Musda KNPI pada Maret 2022 mendatang," harap Idris.


"Karena KNPI sebagai rumah besar Pemuda Aceh yang akan terus berkonsolidasi dalam mengawal berbagai kebijakan para pengambil kebijakan di Aceh, dan KNPI juga mitra pemerintah yang kritis dan sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Aceh kedepan," pungkasnya.[WA]

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+