-->



Mahkamah Syari'ah Jantho Tandatangani MoU dengan Sekolah Luar Biasa

23 April, 2022, 06.01 WIB Last Updated 2022-04-22T23:01:47Z
LINTAS ATJEH | ACEH BESAR - Mahkamah Syar’iyah Jantho kembali melaksanakan MoU (Memorandum of Understanding) antara Mahkamah Syari'ah Jantho Siti Salwa, S.H.I, M.H,  dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jantho serta Launching Si Brietta (panduan Informasi Berperkara Braille bagi Tuna Netra), Jum'at (22/04/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lobi Hall Mahkamah Syari'ah Jantho dengan dihadiri oleh Kepala Sekolah SLB Nilawati, Sekretaris Mahkamah Syari'ah Jantho, pejabat struktural dan fungsional serta seluruh pegawai Mahkamah Syari'ah Jantho dan PPNPN.

Acara diawali dengan kata kata sambutan dari Ketua Mahkamah Syari'ah Jantho dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB).

Dalam sambutannya, Siti Salwa menyatakan penandatanganan MoU ini bertujuan untuk menjalin kerjasama Bidang Penyediaan Layanan Bagi Penyandang Disabilitas. Kerjasama dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi penyandang disabilitas pada Mahkamah syar’iyah Jantho. Dengan adanya MoU ini diharapkan juga kedepannya para pencari keadilan yang disabilitas dilayani secara skala prioritas dan diharapkan adanya pendampingan dalam persidangan terhadap anak dan kaum disabilitas.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Nilawati menyambut baik atas kerja sama ini, beliau sangat berterimakasih kepada Ketua Mahkamah Syari'ah Jantho yang telah bersusah payah untuk melaksanakan MoU ini. Ia juga berharap kepada Ketua Mahkamah Syari'ah Jantho kedepan untuk mensosialisasikan kasus-kasus hukum untuk melaporkan ke pihak berwajib ataupun dinas terkait. 

Setelah penandatanganan MoU acara dilanjutkan presentasi Inovasi si Breitta dimana inovasi ini dicetuskan atau dirancang oleh salah satu CPNS Mahkamah Syari'ah Jantho, Arif Khairul Dalimunte, S.Kom. dan tentunya dengan dukungan penuh dari Ketua Mahkmah Syar’iyah Jantho, Siti Salwa, S.H.i., M.H. Si breitta ini adalah inovasi panduan informasi berperkara dengan Huruf  Braille di Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Ada pun manfaat inovasi ini bagi satker adalah mendukung dan meningkatkan pelayanan publik khususnya bagi pencari keadilan disabilitas dalam hal ini khusus tuna netra. Adapun manfaat bagi masyarakat, masyarakat dapat mendapatkan standar pelayanan publik khususnya masyarakat disabilitas dalam hal mendapatkan pelayanan yang maksimal.

Dan setelah presentasi dilaksanakan ketua Mahkmah Syar’iyah jantho melanjutkan Launching Inovasi Si breitta (inovasi informasi Berperkara Braille bagi Tuna Netra). Acara diakhiri dengan sesi foto bersama.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini