-->




 


DEMA FTK Gelar Santunan Anak Yatim, Tausiyah dan Buka Puasa Bersama

15 April, 2022, 23.46 WIB Last Updated 2022-04-15T16:46:57Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - DEMA FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Santunan Anak Yatim, Tausiyah dan Buka Puasa Bersama dengan tema ''Menjadikan Bulan Ramadhan sebagai Sarana Menguatkan Aqidah, Memantapkan Ibadah dan Menjalin Ukhwah" Jum'at (15/04/2022).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan , Alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dan Ketua Lembaga se-lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Muslim Razali, S.H., M.Ag, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini patut kita apresiasi, karena dengan adanya kegiatan ini dapat mengajarkan kita akan berbagi kepada yang membutuhkan.

"Apalagi di dalam bulan yang penuh berkah ini sebagai bentuk kecintaan kita kepada sang pencipta," ungkapnya. 

Muhammad Kausar selaku ketua panitia menyampaikan bahwasanya kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Departemen Agama DEMA FTK, yang bertujuan untuk menjalin ukhwah antar sesama dibulan ramadhan. 

"Dalam kegiatan ini juga diisi dengan Tausiyah yang disampaikan langsung oleh Komisioner KPI Aceh, Dr. Teuku Zulkhairi, S.Pd.I., MA. Kemudian dilanjutkan dengan penyantunan 11 anak yatim dari Lamreung, serta diakhiri dengan buka puasa bersama,'' terangnya.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Ketua DEMA FTK yang disampaikan oleh Wakil Ketua Muhammad Irsan Zazari dalam sambutannya berharap, di dalam momentum bulan suci ramadhan ini, mari kita memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.

"Serta berbuat baik kepada orang lain dan menjauhi segala larangannya. Karena pada dasarnya bulan ramadhan adalah bulan yang penuh dengan rahmat dan maghfirah," ucapnya.
Proses penyantunan kepada 11 anak yatim, diserahkan langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, serta didampingi oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Harapannya dengan adanya santunan tersebut dapat berbagi kebahagian serta senyuman kepada mereka.

Teuku Zulkhairi dalam tausiyahnya menyampaikan, puasa ramadhan ini mendidik kita akan rasa takut (Khasyah), karena perasaan takut inilah yang menjadi pondasi penting kuatnya aqidah seorang muslim.

"Serta dalam bulan puasa ramadhan ini kita diajarkan untuk dapat bermanfaat kepada orang lain, salah satunya dengan cara bersedekah,” pungkasnya.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+