-->



Mahasiswa Aceh Selatan Gelar Demo Tolak Tunda Pemilu

11 April, 2022, 18.09 WIB Last Updated 2022-04-11T11:10:10Z

LINTAS ATJEH | ACEH SELATAN - Puluhan  mahasiswa yang tergabung dalamAliansi Mahasiswa Aceh Selatan (Amas), melakukan demo di depan halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, Senin (11/04/2022).

Dalam aksi tersebut mareka menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Penundaan Pemilu dan menuntut menyelesaikan kelangkaan minyak goreng.


Selain itu mereka juga menuntut menyelesaikan sejumlah persoalan daerah Aceh Selatan yakni pertambangan illegal, menyelesaikan konflik tapal batas antara PT. Asdal. Kemudian tingkatkan mutu pendidikan dan fasilitas serta pelayanan kesehatan.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tapaktuan, Mahdi Arifan, mengatakan, DPRK Aceh Selatan harus menyuarakan permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat sekarang.


"Coba bapak DPRK turun ke lapangan permasalahan yang dihadapi masyarakat seperti kelangkaan minyak goreng dan kenaikan harga BBM harus disuarakan walau pun itu kebijakan pusat," katanya.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Wakil Ketua DPRK Aceh Selatan, Adi Samrihda, terkait kelangkaan minyak goreng, pemeritah Aceh Selatan, melalui Disperindag telah beberapa langkah membantu masyarakat.


"Seperti menyediakan minyak goreng bersubsidi dan menggelar pasar murah, kami juga tidak duduk diam dan terus menyuarakan kepentingan rakyat," jelasnya.


Persoalan kenaikan harga BBM dan mahalnya minyak goreng merupakan kebijakan pusat. Seandainya tangan dirinya berlaku tentu harga BBM dan lainnya akan diturunkan detik ini.


"Tetapi ini persoalan itu punya aturan yang berjenjang, kami hanya mampu melakukan kewenangan di DPRK Aceh Selatan," ucapnya.


Sementara terkait pelayanan kesehatan dan mutu pendidikan, Adi Samridha, membenarkan apa yang disampaikan mahasiswa dan diakui masih ada kelemahan. Namun DPRK terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap persoalan tersebut.

"Teman-teman mahasiswa ayo kita bersama-sama dan melakukan aksi seperti ini lagi laporkan persoalan daerah kepada kami dan kita akan panggil dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan itu," pungkasnya.(FA).

Komentar

Tampilkan

Terkini