-->

PT. Energi Auto Station Jalin Kerjasama dengan DPP-RKCA

15 Mei, 2022, 19.21 WIB Last Updated 2022-05-15T12:22:34Z

LINTAS ATJEH | NAGAN RAYA - PT. Energi Auto Station (EAS) jalin kerjasama dengan Dewan Pengurus Pusat Lembaga Rimueng Kila Center Atjeh (DPP-RKCA) tentang penjualan mobil Mahidra di wilayah Barat Selatan, Minggu (15/05/2022).

Kesepakatan bersama antara PT. EAS dengan Lembaga Rimueng Kila Center Atjeh, dalam amandemen perjanjian layanan Sub Dealer Ford dengan ini direktur Lukman Hakim diminta untuk mengolola di Aceh.


Ketua umum  RKCA Agus Salim. RZ. S.Sos, turut di dampingi lansung oleh Sofyan selaku Kabid Humas DPP-RKCA kepada awak media mengatakan, kemitra untuk penjual mobil mahidra pihaknya merespon sangat baik untuk menerima konsumen atau yang ingin membeli mobil mahidra sudah bisa lewat Lembaga RKC Aceh.


Agus juga menambahkan, RCK akan menerima layanan konsumen di daerah Kabupaten, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Simeulu , Aceh Singkil dan Subulusalam. (Barsela).


“Lembaga RKCA berkedudukan di Kabupaten Nagan Raya, dan bagi warga Barat Selatan (Barsela) yang ingin membeli mobil boleh secara cas atau kredit, dan bagi  yang berminat boleh menghubungin lansung kami di nomor kontak 0852-6028 1856 atau boleh juga dilihat lansung tentang mobil mahidra di You tube,” ucap Agus.


Sementara itu Lukman Hakim selaku Direktu Utama PT. EAS mengucapkan terimakasi kepada lembaga Rimueng Kila Center Atjeh atas kemitraan yang telah bekerjasama dengan PT. EAS tentang penjualan mobil Mahindra di wilayah Barat selatan.


Lukman juga menjelaskan, mobil mahidra merupakan merek mobil terbesar ketiga di India, bahkan distribusinya di pasar dunia telah sampai ke Eropa, Australia, Afrika Utara, hingga Amerika (Utara dan Selatan).


“Perusahaan ini didirikan oleh Mahindra bersaudara dan Malik Ghulam Mohammed pada tahun 1945 dan menjadi perakit mobil Willys Jeep di India. Bisnis Mahindra kemudian merambah ke sepeda motor, spare-part, traktor dan sektorial lainnya,” ungkapnya.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Lanjutnya, pada tahun 1979 Mahindra mendapat lisensi untuk memproduksi mesin Diesel Peugeot 4-silinder dan transmisi. Setelah itu, Mahindra merancang 20 model kendaraan termasuk salah satunya mobil multi-utility vehicle Scorpio dan Bolero.


“Perusahaan otomotif ini didirikan oleh Jamsetji Tata pada tahun 1868. Tata Motors yang merupakan bagian dari grup Tata menjadi salah satu produsen mobil komersil terbesar di India,” tambahnya.


“Tata Motors bermarkas di Mumbai dan mempunyai basis produksi di Jamshedpur, Lucknow, Pune, Singapure, India, Argentina, Afrika Selatan, Thailand dan Britania Raya di Inggris,” tuturnya.


Ia menambahkan, selain memproduksi kendaraan komersial, Tata Motors juga memiliki pabrik bus joint ventura dengan Marcopolo S.A. (Tata Marcopolo), perusahaan konstruksi joint ventura dengan Hitachi (Tata Hitachi Construction Machinery) dan joint ventura dengan Fiat di India.


“Sebelumnya perusahaan ini dikenal sebagai Maruti Udyog Limited, adalah produsen mobil di India. Sebenarnya perusahaan ini 56,21 persennya dimiliki oleh pabrikan Jepang yaitu Suzuki Motor Corporation,” ungkapnya.


“Maruti Suzuki punya dua pabrik manufaktur di India, masing-masing memiliki kapasitas produksi 1,2 juta kendaraan per tahunnya,” terang Lukman.


“Salah satu manufaktur Maruti Suzuki ini juga memproduksi 240 ribu mesin Seri K dan memproduksi Alto 800, WagonR, Ertiga, XL6, S-Cross, Vitara Brezza, Ignis, dan Eeco setiap tahunnya,” tutup Direktur PT. EAS Lukman Hakim.


Sebagai Dealer Resmi RMA Indonesia yang akan melakukan penjualan mobil Ford Ranger dan juga bertanggung jawab terhadap pelayanan service untuk Ford di wilayah Aceh.[Ms]

Komentar

Tampilkan

Terkini