-->

Duh! Kerugian Banjir di Aceh Tamiang Capai Rp200 Miliar

24 November, 2022, 22.32 WIB Last Updated 2022-11-25T00:39:11Z

Banjir di Aceh Tamiang (Foto: dok BPBA)

LINTAS ATJEH | ACEH TAMIANG - Kerugian yang dialami Aceh Tamiang  akibat sepekan diterjang banjir, mencapai Rp200 miliar. Angka ini merupakan total kerugian yang dialami 12 kecamatan se-Aceh Tamiang.

Data laporan yang masuk per hari Rabu (23/11/2022), baru delapan kecamatan, sementara empat kecamatan lagi sedang menyusul.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang Iman Suhery mengatakan, per hari Rabu (23/11/2022), data laporan yang masuk baru dari delapan kecamatan, sementara empat kecamatan lagi sedang menyusul.

"Kalau untuk 12 kecamatan se-AcehTamiang, kerugian akibat banjir dengan nilai mendekati Rp200 miliar," kata Suhery kepada LintasAtjeh.com, Kamis (24/11/2022).

TERIMA KASIH TELAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Disampaikan oleh Hery, bencana banjir yang terjadi di Aceh Tamiang sejak 31 Oktober 2021 lalu telah menyebabkan kerusakan dan kerugian di berbagai sektor, terutama di sektor perumahan dan infrastruktur yang paling parah terdampak.

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Aceh Tamiang mencatat sebanyak 27 unit rumah penduduk kondisinya rusak berat, dan paling banyak di Kecamatan Bendahara.

"BPBD terus mendata dampak kerugian yang ditimbulkan akibat banjir di Aceh Tamiang, banjir ini berlangsung lebih dari sepekan," katanya.

Selain itu, lanjutnya lagi, sektor pertanian mayoritas juga hancur membuat ratusan petani mengalami gagal panen, termasuk kerusakan pada sarana dunia pendidikan. 

"Jadi angka Rp200 miliar itu meliputi kerusakan rumah, jalan, jembatan, tanggul sungai, areal pertanian, mobiler sekolah dan lain-lain. Tapi itu belum lagi kerugian sektor ekonomi dampak terputusnya akses jalan nasional lintas provinsi Aceh-Sumatera Utara," tutupnya.[ZF]


Komentar

Tampilkan

Terkini