-->

Pengurus Cabang PMII Kota Banda Aceh Melakukan Zikir dan Doa Bersama Untuk Mengenang 19 Tahun Tsunami Aceh

29 Desember, 2023, 23.00 WIB Last Updated 2023-12-30T02:49:40Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Indonesia pernah mengalami sebuah bencana dahsyat berupa gempa tsunami yang mengguncang Aceh pada tanggal 26 Desember, Minggu 2004 sekitar pukul 07.59 WIB. Gempa berkekuatan 9,3 Skala Richter (SR) ini menyebabkan serangkaian tsunami dahsyat di seluruh daratan yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Aceh merupakan daerah yang terkena dampak paling parah selain Sri Lanka, Thailand, dan India. Diketahui, pusat gempa berada di sekitar 157 KM bagian barat Kota Meulaboh dengan kedalaman 10 KM di bawah dasar laut.

Pasca-gempa besar, penduduk di daerah pesisir pantai Aceh sempat menyaksikan air laut surut dan garis pantai mundur hingga mencapai ratusan meter. Dalam hitungan menit, tiba-tiba muncul gelombang besar dengan ketinggian sekitar 30 meter yang melanda pantai barat Sumatera dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Gelombang tsunami pada saat itu, diperkirakan mampu mencapai daratan dengan kecepatan mencapai 800 km/jam. Kota-kota di pesisir barat Aceh pun rusak parah. Banyak ditemukan bangunan dan korban jiwa dalam keadaan tragis. Bencana tsunami yang melanda Aceh pada saat itu menelan banyak korban hingga 170.000 jiwa dan banyak warga yang kehilangan harta bendanya. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan menyatakan bahwa tsunami Aceh merupakan salah satu bencana kemanusiaan terbesar yang pernah terjadi. 

Pada tanggal 26 Desember, Rabu 2023, Aceh memperingati 19 tahun peristiwa bencana tsunami dahsyat ini. Banyak ragam kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat Aceh untuk mengenang peristiwa tsunami Aceh ini meliputi tausiyah, zikir, dan do'a bersama. Dimana tanggal tersebut, tanggal yang sakral bagai masyarakat Aceh, bagaimana tidak tanggal 26 Desember tersebut merupakan hari berduka cita yang dirasakan oleh Aceh khususnya Indonesia maupun dunia karena bencana gempa yang dahsyat serta tsunami yang melanda tanah rencong Aceh.

Banyak masyarakat kehilangan harta benda, keluarga yang entah dimana keberadaannya karena kejadian tsunami tersebut. Oleh karena itu, Pengurus cabang PMII kota Banda Aceh ikut berpartisipasi dalam mengenang zikir, doa, tausiah dan nobar mengenang tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 silam. 

Dimana kegiatan tersebut merupakan bagian mengenang kejadian tsunami sekaligus untuk emper erat tali silaturahmi antara Komisariat yang ada di Kota Banda Aceh agar tidak terjadi ketimpangan antara Komisariat yang lainnya. 

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM 

Kegiatan tersebut di adakan di  Sekretariat PW GP Ansor Aceh, pada Jumat, 29 Desember 2023, Pada jam 19.30 Wib sampai selesai dengan tema Zikir dan Doa Bersama Memperingati 19 Tahun Tsunami dan Tahun Baru 2024 bersama Ustad Tgk. H. Asnawi M. Amin, S. Ag selaku Sekretaris PWNU Aceh sekaligus menyampaikan tausiah untuk memperingati atau mengenang kejadian tsunami yang melanda Aceh.

Acara dihadiri oleh senior PMII Kota Banda Aceh Akmaluddin SE, Sekretaris IKA Banda Aceh, Isnaidi, ketua umum IKA Banda Aceh, Teuku Raysoel Akram, Demisioner ketua umum PC PMII Banda Aceh, Fira Agustina, S. E Demisioner kopri PC PMII Kota Banda Aceh, Rahmat Ferdiansyah  PKC PMII Banda Aceh.

Ustadz Tgk. H. Asnawi M. Amin dalam kajian Zikir dan Doa dalam rangka mengenang Tsunami 2004 silam beliau menyampaikan bahwa " Semoga dengan kajian ini kita lebih memperkuat  Ukhuwah silaturahmi dan membawa perubahan yang baik bagi kita serta bagi masyarakat yang lainnya, dan untuk kader PMII yang ada di kota Banda Aceh harus menjaga kekompakan di dalam sebuah organisasi supaya organisasi PMII ini menjadi lebih baik dari tahun yang lalu."

"Dengan di buatnya Doa dan zikir serta tausiah yang di sampaikan ustad asnawi ini, sebagai acuan bagi kita dan sebagai penambah Ukhuwah Islamiyah bagi kita semuanya serta untuk mempererat tali silaturahmi antara kader Komisariat PMII yang ada di Kota Banda Aceh ini, syukur alhamdulillah acara ini berlangsung sukses dan video singkat dimana menceritakan tentang tsunami di Aceh pada tahun 2004 silam sangat bagus pembuatan video nya, saya apresiasi keterampilan kader-kader yang mempunyai softskill dari kader PMII yang ada di kota Banda Aceh," ujar Sabriansyah, S.H selaku Ketua PC PMII kota Banda Aceh.

Dengan diadakannya kegiatan seperti ini untuk menambah Ukhuwah Islamiyah antara sesama kader-kader yang lainnya antara Komisariat yang ada di Banda Aceh supaya antara Pengurus Cabang dengan Komisariat yang ada di Banda Aceh ini menjadi solid.[SA/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini