-->








Pengurus Cabang PMII Banda Aceh Kerjasama dengan Unicef dalam Star Wars Santri Anti Rokok Bagi Remaja

20 Februari, 2024, 20.03 WIB Last Updated 2024-02-20T13:03:21Z
LINTAS ATJEH | BANDA ACEH - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banda Aceh melakukan kegiatan Star Wars atau Santri Anti Rokok Self Awareness dimana kegiatan ini bekerjasama dengan Unicef. Dalam kegiatan Star Wars membahas isu mengenai  rokok bagi santri khusus nya bagi remaja, mendorong kepedulian terhadap partisipasi remaja khususnya santri agar menyadari bahayanya rokok terhadap kesehatan mental serta menciptakan lingkungan hidup bagi santri yang sehat bebas dari rokok.

Pengurus Cabang PMII Banda Aceh melakukan kegiatan tersebut, sejak 20 s.d 28 Februari 2024 di Ponpes Mahyal Ulum Al-Azizyah Dilip Bukti, Kabupaten Aceh Besar.

Saat ini, meski sudah mengetahui dampak dan bahaya dari rokok, pada kenyataannya masih banyak sekali orang khususnya remaja yang merokok dan tidak menghiraukan berbagai macam risiko kesehatan yang bahkan sudah tertulis dengan jelas di tiap bungkus rokok.

Dista Ismaridha selaku Kopri PC PMII Kota Banda Aceh mengatakan ini bukanlah sekedar sosialisasi, akan tetapi melalui kegiatan ini kita akan menciptakan kader-kader sebagai promotor kesehatan di kalangan santri yang sudah mendapatkan pembekalan terlebih dahulu.

"Mreka nantinya akan terus aktif mengampanyekan isu-isu kesehatan di kalangan santri menjadi peer educator (pendidik sebaya) lingkungan dayah," jelasnya. 

Ia berhadap PMII tidak hanya bergerak di bidang sosial, kepemudaan, dan politik tetapi juga mengarah ke tagline PB PMII yaitu PMII maju dan mendunia.

"PMII harus hadir di setiap aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan itu yang saat ini sedang kita perjuangkan," tandaanya. 

Oleh karena itu, lanjut dia, dengan adanya kegiatan ini menjadi wejangan atau dorongan terhadap remaja khususnya santri di Mahyal Ulum Al- Azizyah.

"Agar para santri menyadari efek samping menghisap rokok bagi remaja serta kepedulian terhadap kesehatan menciptakan lingkungan hidup yang bebas dari rokok," pintanya. 

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM 

Sementara dr. Arta Camellia selaku Health Specialis Unicef Indonesia mengatakan berharap semoga program star wars ini dapat menjadi model bagi pihak lain dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Kegiatan bersama Unicef merupakan kegiatan pertama kalinya bagi pengurus cabang PMII Banda Aceh. Dimana kegiatan ini diikuti oleh remaja santri dan santriwati untuk menghimbau dan menjaga kesehatan tanpa rokok di Pesantren Mahyal Ulum Al-Azizyah.

Abi Munawar Sanusi sebagai Wadir 1 menyampaikan santri anti rokok, bukan santri nyantri sambil merokok. Santri tidak merokok adalah santri cerdas. Santri tidak merokok adalah santri keren. Santri yang tidak merokok adalah santri yang sayang sama orang tua. 

"Santri yang tidak merokok adalah santri yang taat dan patuh terhadap didikan Abu. Tak ada sehat dengan rokok. Tak ada rokok yang sehat. Santri Mahyal Ulum, santri promotor kesehatan," pesan Abi Munawar Sanusi selaku Wadir Dayah Mahyal Ulum.

Sedangkan Syahrul Amin, S.Sos, perwakilan pemuda dalam kegiatan tersebut mengatakan pemuda sekarang lebih condong ke arah yang salah, karena mengikuti kondisi zaman sekarang ini.

"Tanpa merokok nggak keren, terkadang usia 11 tahun banyak anak remaja yang merokok, bahkan sampai kecanduan. Tanpa menghisap rokok otak atau pikiran nggak jalan," ungkapnya. 

Dengan kata lain, sambungnya, merokok sangat berbahaya bagi kesehatan serta merusak organ di dalam tubuh manusia. Bahaya merokok bagi kesehatan tubuh tidak perlu diragukan lagi. Berbagai penyakit berbahaya dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk ini. Tak hanya perokok aktif, rokok juga berbahaya bagi siapapun yang menghirup asapnya atau perokok pasif.

"Setiap rokok yang dihisap bisa meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit, seperti masalah kesuburan, penyakit jantung, stroke, dan masalah pada paru-paru, misalnya penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) hingga kanker paru-paru," beber Syahrul Amin, S.Sos.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini