-->

Sinergi Mahasiswa KKN Tematik USK, Kemenkes, dan HEOC Pulihkan Kesehatan Warga Kampung Dalam Pasca Banjir Bandang

19 Januari, 2026, 12.56 WIB Last Updated 2026-01-19T05:56:26Z
LINTAS ATJEH |ACEH TAMIANG - Pasca-terjangan banjir bandang akibat Siklon Tropis Senyar, pemulihan kesehatan menjadi prioritas utama di wilayah Aceh Tamiang. Merespons situasi tersebut, kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) bersinergi dengan Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi serta Health Emergency Operation Center (HEOC) Aceh Tamiang menggelar aksi pelayanan kesehatan gratis di Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Sabtu (17/01/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, Senin (19/01/2026), kegiatan ini dibantu dengan kehadiran dr. Dharmi Yanti, selaku Kabid Yankes Dinkes Aceh Tamiang sekaligus perwakilan dari HEOC. Kontribusi dr. Dharmi dalam mengkoordinasikan bantuan medis dan operasional darurat menjadi kunci keberhasilan penanganan kesehatan yang cepat dan tepat sasaran bagi warga terdampak.

Kelancaran aksi medis ini didukung penuh oleh penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai. Melalui perwakilan Dr. dr. Rachmad Suhanda, M.Kes., tim mendapatkan bantuan donasi strip pemeriksaan dari Alumni Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (Unair) Angkatan Tahun 2016. Selain itu, Dr. dr. Rachmad juga menyalurkan bantuan alat kesehatan (alkes) dari Satgas Fakultas Kedokteran (FK) USK untuk memastikan kualitas pelayanan medis yang diberikan kepada warga setara dengan standar puskesmas.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc., kegiatan ini mencapai peserta lebih dari 50 warga dari berbagai kelompok individu sebagai solusi cepat untuk memulihkan kesehatan warga yang terdampak langsung oleh bencana banjir.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Keberhasilan kegiatan ini didorong oleh kerja sama dari 10 mahasiswa USK yang terjun langsung ke lapangan melalui lintas disiplin ilmu pendidikan dokter dan teknik sipil, yaitu, Vatia Raqi, Siti Musyaffa Fautia, Cindy Aprillia Khani, Farah Narizki, Lailan Nurhuda, Muhammad Rizki, dan Muhammad Riyadshah Djoeli, memberikan layanan pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV), pemeriksaan GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid), hingga konsultasi medis dan pembagian obat-obatan secara gratis serta Muhammad Fayyadh Alfarrel, Muhammad Zacky, dan Said Angga Razy, memastikan operasional dan alur logistik di lokasi bencana berjalan tertib, sehingga pelayanan medis dapat diterima warga dengan nyaman meski di tengah keterbatasan infrastruktur pasca-banjir.

Kondisi lingkungan yang rentan pasca-banjir mulai memicu berbagai gangguan kesehatan pada masyarakat. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka memadati lokasi pemeriksaan untuk mendapatkan penanganan dini.

"Kami sangat berterima kasih dan bersyukur atas bantuan medis ini. Pasca-banjir, banyak warga yang mengeluh badan banyak sakit, diare, pusing, hingga pegal-pegal. Kehadiran mahasiswa USK dan tim kesehatan sangat membantu kami pulih kembali," ungkap salah seorang warga Kampung Dalam dengan penuh haru.

Perwakilan tim KKN Tematik USK menambahkan, "Sinergi kami dengan pihak Kemenkes Provinsi dan HEOC adalah upaya nyata untuk memastikan tidak ada warga yang terabaikan kesehatannya selama masa pemulihan ini. Akses kesehatan adalah hak krusial pascabencana."
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Syiah Kuala dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam upaya mitigasi dan penanggulangan dampak bencana di Aceh. KKN Tematik Siklon Tropis Senyar USK terus difokuskan untuk memperkuat ketangguhan masyarakat melalui pendekatan medis, perbaikan infrastruktur, dan edukasi mitigasi agar masyarakat lebih siap menghadapi tantangan alam di masa depan.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini