LINTAS ATJEH | BIREUEN - Kepala UPTD Puskesmas Mon Keulayu, Ns. Hamidi, S.Kep., M.K.M., mengimbau seluruh tenaga kesehatan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai, serta masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mon Keulayu untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah nyata mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya hidup bersih dan sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama.
Menurut Ns. Hamidi, lingkungan yang bersih merupakan faktor utama dalam menciptakan kehidupan yang sehat, nyaman, dan produktif. Selain mendukung kualitas pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan juga menjadi benteng pertama dalam mencegah berkembangnya berbagai penyakit menular.
> "Kebersihan adalah sebagian dari iman. Karena itu, saya mengajak seluruh tenaga kesehatan, pegawai, dan masyarakat untuk membiasakan hidup bersih, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan rumah, tempat kerja, saluran air, serta lingkungan sekitar. Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas," ujar Ns. Hamidi.
Ia menegaskan bahwa seluruh staf Puskesmas Mon Keulayu harus menjadi teladan dalam menerapkan budaya hidup bersih, mulai dari menjaga kebersihan ruang pelayanan, halaman, fasilitas umum, hingga melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sesuai ketentuan.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Selain itu, Kepala Puskesmas juga mengajak seluruh masyarakat di Kecamatan Gandapura untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong di lingkungan masing-masing. Kegiatan tersebut dinilai sangat penting untuk membersihkan parit, selokan, saluran drainase, memangkas semak belukar, serta menghilangkan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD maupun nyamuk Anopheles penyebab malaria.
"Mari kita bersama-sama melaksanakan gotong royong secara rutin di lingkungan masing-masing. Bersihkan halaman rumah, tutup dan kuras tempat penampungan air, singkirkan barang bekas yang dapat menampung air hujan, serta pastikan tidak ada genangan air yang menjadi sarang nyamuk. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan," tegasnya.
Menurut Ns. Hamidi, lingkungan yang bersih akan memberikan berbagai manfaat, antara lain mencegah penyebaran penyakit, menciptakan suasana yang nyaman dan asri, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan produktif.
Ia berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan keluarga dan masyarakat secara luas.
"Mari kita mulai dari diri sendiri. Lingkungan yang bersih akan melahirkan masyarakat yang sehat, pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun Kecamatan Gandapura yang bersih, sehat, dan bebas dari penyakit berbasis lingkungan. Dengan semangat gotong royong, kita dapat mencegah DBD, malaria, dan berbagai penyakit lainnya demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik," pungkas Kepala UPTD Puskesmas Mon Keulayu, Ns. Hamidi, S.Kep., M.K.M.[*/Red]
